ITB Berkontribusi 30 Persen dari Total Pengguna MJT Per Tahun
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu tulang punggung utama pengguna transportasi massal Metro Jabar Trans (MJT)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu tulang punggung utama pengguna transportasi massal Metro Jabar Trans (MJT).
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sivitas akademika ITB menyumbang sekitar 30 persen dari total penumpang MJT setiap tahunnya.
Kontribusi signifikan tersebut menguat seiring pergeseran Halte Koridor 5 MJT ITB Ganesha yang kini resmi berpindah dari kawasan Masjid Salman ke depan International Relation Office (IRO) ITB, terhitung mulai Senin, 26 Januari 2026.
Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, kehadiran halte dan rute MJT Ganesha–Jatinangor memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas sivitas akademika sekaligus membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Tatacipta menegaskan, tingginya jumlah pengguna dari kalangan ITB menunjukkan bahwa transportasi publik telah menjadi kebutuhan nyata bagi dunia kampus.
"Banyak banget, tadi Pak Kadis (Dhani Gumelar) sampaikan bahwa rute 5 ini adalah 30 persen dari seluruh penumpang. Jadi, itu besar sekali, 1,7 juta, setahun," ujar Tatacipta usai peresmian rute anyar MJT di Jalan Ganesha, Senin 26 Januari 2026.
Ia menilai, potensi peningkatan jumlah penumpang masih sangat terbuka, terutama karena MJT memberikan skema tarif khusus bagi mahasiswa. Kebijakan tersebut dinilai mampu mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.
"Jadi, saya kira kemungkinan besar sih ini akan ramai, saya optimis sekali," ucapnya.
Pergeseran halte ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas, sekaligus memperkuat peran MJT sebagai moda transportasi publik andalan di kawasan pendidikan Jawa Barat. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

