Jaga Ciremai Selamatkan Air
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Gunung Ciremai bukan sekadar bentang alam yang berdiri di utara Jawa Barat. Dari lereng dan kawasan sekitarnya, air mengalir, pepohonan tumbuh, dan kehidupan masyarakat Kuningan bertumpu.
Karena itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta penataan ruang Kabupaten Kuningan tidak mengorbankan kawasan ekologis. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus mampu menjaga sumber air, kawasan konservasi, hingga Gunung Ciremai.
“Tata ruang wilayahnya harus memberikan perlindungan pada sumber-sumber air, daerah ekologi,” kata Dedi seusai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (1/9).
Bagi Dedi, perlindungan harus dimulai dari kawasan Gunung Ciremai dan seluruh kakinya. Perubahan fungsi lahan di kawasan tersebut, menurutnya, tidak boleh dilakukan sembarangan.
“Perlindungan utama Gunung Ciremai dan seluruh kakinya harus terjaga dan tidak boleh mengalami perubahan-perubahan peruntukan,” ujarnya.
Ia menggambarkan tata ruang Kuningan sebagai satu kesatuan ekologis. Kawasan gunung semestinya tetap dipenuhi pepohonan, lembah dipertahankan sebagai daerah resapan, sementara dataran rendah dapat digunakan untuk persawahan.
Menjaga Ciremai berarti menjaga lebih dari sekadar hutan. Kelestarian kawasan tersebut berkaitan dengan sumber air, ekosistem, kawasan bersejarah, hingga pariwisata yang menjadi bagian dari kehidupan Kuningan.
Karena itu, pembangunan tidak boleh hanya dihitung dari bertambahnya bangunan atau infrastruktur. Ada daya dukung lingkungan yang harus tetap diperhitungkan agar pembangunan tidak mengambil terlalu banyak dari alam.
Dedi juga meminta pemerintah daerah memperbaiki efisiensi belanja dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian, dengan target penyelesaian dilakukan secara bertahap hingga 2028.
“Belanjanya harus makin efisien, infrastruktur dasar masyarakat harus terpenuhi,” katanya. (gin)
Editor : Inilahkoran

