Jalur Baru Bogor Selatan: Jalan Terbentang, Harapan Datang

JALAN baru Batutulis kini memberi kemudahan bagi warga. Dibuka selama 24 jam, akses ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat.

Jalur Baru Bogor Selatan: Jalan Terbentang, Harapan Datang
BUKA 24 JAM: Jalan trase baru Batutulis dibuka selama 24 jam masa uji coba oleh Pemkot Bogor. Kehadiran jalan ini sangat dinantikan masyarakat karena mempermudah mobilitas dari Bogor Selatan ke wilayah Kota Bogor. Hasil evaluasi menunjukkan konstruksi jalan sudah baik, tinggal penempatan bangku dan tempat sampah yang perlu ditata kembali.(INILAH/Rizki Mauludi)

Oleh : Rizki Mauludi

Akses perjalanan warga Bogor Selatan kini memiliki pilihan baru. Jalan trase baru Batutulis yang dibuka selama 24 jam memberi ruang lebih leluasa bagi masyarakat untuk melintas, sekaligus menjadi penunjang mobilitas di kawasan tersebut.

Kehadiran jalan baru ini disambut positif warga. Salah satunya Ery Noviansyah, warga Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, yang sudah mencoba melintasi jalur tersebut.

Baginya, jalan baru Batutulis bukan sekadar tambahan ruas jalan. Akses ini diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat yang membutuhkan jalur perjalanan sepanjang hari.

"Ya, terimakasih kepada Pemkot Bogor dan Pemprov Jawa Barat telah membangun jalan baru ini, sehingga selama 24 jam masyarakat bisa hilir mudik melintasi jalan. Mempermudah mobilitas masyarakat," jelasnya.

Di tengah pemanfaatan jalan tersebut, Pemerintah Kota Bogor masih melakukan evaluasi terhadap sejumlah fasilitas pendukung. Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyebut, secara umum kondisi jalan dan konstruksi sudah berjalan baik. Namun, penempatan bangku dan tempat sampah masih perlu ditata agar sesuai dengan peruntukannya.

"Ya, secara teknis masih akan ada proses serah terima barang, kemudian juga memastikan kualitas dari konstruksi yang dibangun oleh pemborong kepada pemerintah Jawa Barat, dalam hal ini PUPR Provinsi Jawa Barat," kata Dedie kepada wartawan di depan Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Senin (2/11).

Dedie menjelaskan, bangku dan tempat sampah yang tersedia sebagian seharusnya ditempatkan di kawasan Leuweung Batutulis dan Taman Lawang Gintung. Karena itu, pemerintah akan menyesuaikan kembali persebaran fasilitas tersebut.

"Jadi nanti sebarannya akan kami sesuaikan kembali, tetapi jumlahnya seperti yang sudah direncanakan, tadi sudah kami evaluasi untuk dipindahkan dan diamankan segera," terangnya.

Selain penataan fasilitas, Pemkot Bogor juga memastikan kelengkapan infrastruktur jalan. Markah jalan dan penerangan telah ditambahkan untuk mendukung kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan, terutama saat melintas pada malam hari.

"Ya, secara umum alhamdulillah, untuk penerangan jalan dan markah sudah dibuat. Jadi untuk jalan sudah siap sebagai penunjang mobilitas masyarakat Bogor Selatan," jelasnya.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari proses penyempurnaan sebelum seluruh pekerjaan diserahterimakan. Pemkot Bogor masih perlu memastikan kualitas konstruksi yang dibangun pihak pemborong sebelum diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas PUPR. (gin)


Editor : Inilahkoran