Jangan Mudah Percaya Diet Jelly Viral, Ternyata Cuma Hoaks Buatan AI
Hoaks kesehatan kini makin sulit dibedakan dari informasi asli. Dengan bantuan AI, informasi palsu bisa dibuat sangat meyakinkan bahkan mencatut tokoh terkenal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - hoaks kesehatan kini makin sulit dibedakan dari informasi asli. Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), informasi palsu bisa dibuat sangat meyakinkan, bahkan mencatut nama tokoh terkenal.
Salah satu korbannya yakni Kathy Hilton, ibu Paris Hilton. Dia sempat mencoba "diet Jell-O" setelah percaya Oprah Winfrey, Dr Oz, Michelle Obama, dan Kelly Clarkson mendukung metode tersebut. Belakangan diketahui, diet itu palsu dan seluruh klaimnya dibuat menggunakan AI.
Mengutip dari theconversation.com, peneliti menegaskan siapa pun bisa tertipu, bukan hanya orang lanjut usia. hoaks kesehatan juga tidak hanya soal diet, tetapi mencakup vaksin, obat-obatan, hingga suplemen yang belum terbukti manfaatnya.
Paparan informasi palsu dapat membuat seseorang menunda berobat, meninggalkan pengobatan yang terbukti efektif, hingga kehilangan kepercayaan terhadap tenaga medis.
Menurut penelitian, orang lebih mudah percaya hoaks jika sering terpapar informasi yang sama, mudah percaya teori konspirasi, atau kurang percaya pada sains. Semakin sering sebuah informasi muncul, semakin besar peluang orang menganggapnya benar.
Untuk itu, jangan langsung percaya pada klaim kesehatan yang viral, apalagi yang menjanjikan hasil instan atau mencatut nama tokoh terkenal. Selalu cek informasi dari sumber resmi, seperti lembaga kesehatan atau tenaga medis.
Peneliti juga mendorong media sosial dan mesin pencari menghadirkan fitur yang membantu pengguna membedakan informasi yang benar dan menyesatkan.
Intinya, sebelum membagikan informasi kesehatan, luangkan waktu untuk memeriksa sumbernya. Kebiasaan sederhana ini dapat mencegah penyebaran hoaks sekaligus melindungi diri dari informasi yang menyesatkan.
Editor : Doni Ramdhani

