Jokowi Klarifikasi Soal Unggahan Ijazah di Medsos, Sebut Tidak Pernah Perintahkan Siapa pun
Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan klarifikasi terkait unggahan foto ijazah miliknya yang sempat beredar luas di media sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan klarifikasi terkait unggahan foto ijazah miliknya yang sempat beredar luas di media sosial.
Hal ini disampaikan usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Mako 2 Polresta Surakarta, Rabu 23 Juli 2025, dalam rangka mendalami laporan dugaan ijazah palsu yang dilayangkan sejumlah pihak.
Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk mempublikasikan ijazah tersebut secara online.
"Saya ditanya apakah mengenal saudara Dian Sandi, dan apakah saya memintanya untuk mengunggah ijazah. Saya jawab: tidak. Dia datang ke rumah, bersilaturahmi, dan menyampaikan permintaan maaf karena sudah mem-posting ijazah saya di media sosial," ujar Jokowi.
Dian Sandi, Pengunggah ijazah Jokowi, Jadi Perhatian Penyidik
Nama Dian Sandi menjadi salah satu sorotan utama dalam pemeriksaan kali ini. Penyidik mendalami hubungan antara Presiden Jokowi dan Dian Sandi, sosok yang sempat mengunggah foto ijazah asli Jokowi ke media sosial sebagai bentuk klarifikasi atas tudingan ijazah palsu.
Jokowi menegaskan bahwa pertemuannya dengan Dian Sandi berlangsung setelah unggahan tersebut tersebar, dan bukan bagian dari inisiatif dirinya.
"Saya tidak pernah menyuruh atau meminta siapa pun untuk mem-posting ijazah saya. Itu murni dari yang bersangkutan," tegas Jokowi.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut, Jokowi didampingi oleh tim kuasa hukum, termasuk pengacara senior Yakup Hasibuan. Total 45 pertanyaan diajukan penyidik, di mana sebagian besar merupakan pengulangan dari pemeriksaan sebelumnya, ditambah 10 pertanyaan baru.
Salah satu topik yang juga dibahas adalah identitas dosen pembimbing kuliah Jokowi di UGM, untuk memperjelas informasi akademik yang bersangkutan.
Editor : Firda Rachmawati


