Jokowi Tanggapi Soal Data NPWP yang Dibocorkan dan Dijual Hacker Bjorka
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan soal data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dibocorkan dan dijual hacker Bjorka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan soal data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang dibocorkan dan dijual hacker Bjorka.
Presiden Jokowi telah memerintahkan Kemenkominfo, Kementerian Keuangan, hingga BSSN untuk segera mengambil langkah mitigasi secepatnya.
"Ya, saya sudah perintahkan Kominfo maupun Kemenkeu untuk memitigasi secepatnya, termasuk BSSN untuk memitigasi secepatnya," ujar Jokowi.
Jokowi mengungkapkan peristiwa ini juga terjadi di negara lain. Dia menduga kebocoran data ini terjadi karena keteledoran password hingga penyimpanan data yang berbeda-beda.
"Dan peristiwa seperti ini kan juga terjadi di negara-negara lain yang semua data itu mungkin karena keteledoran password," ucapnya.
"(Peretasan) bisa terjadi karena penyimpanan data yang juga terlalu banyak di tempat-tempat yang berbeda, bisa menjadi ruang untuk diretas oleh hacker," imbuhnya.
Seperti diketahui, Bjorka kembali membuat geger Indonesia karena diduga membocorkan enam data Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) milik Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan. Data itu dijual di Breach Forums.
Dari jutaan data yang dibocorkan tersebut, beberapa di antaranya milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Editor : Firda Rachmawati

