Kabel Udara Semrawut Bakal Masuk Tanah, Pemkot Tasik Siapkan Proyek Tanpa Bebani APBD
Pemerintahan Kota Tasikmalaya mulai mematangkan rencana besar penataan jaringan utilitas dengan memindahkan kabel-kabel udara ke bawah tanah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Kota Tasikmalaya mulai mematangkan rencana besar penataan jaringan utilitas dengan memindahkan kabel-kabel udara ke bawah tanah.
Kebijakan itu diambil untuk mengatasi kondisi kabel yang selama ini dinilai semrawut, berisiko, sekaligus mengganggu estetika kota.
Asisten Daerah (Asda) III Kota Tasikmalaya Asep MP membenarkan program tersebut kini memasuki tahap penyelarasan teknis.
Sejumlah pertemuan telah dilakukan bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jawa Barat guna menyatukan konsep pelaksanaan di lapangan.
“Secara umum sudah ada kesepahaman. Sekarang tinggal merinci aspek teknis terkait hak dan kewajiban masing-masing pihak,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Rabu (22/4/2026).
Dalam skemanya, penataan kabel udara itu akan menggunakan sistem ducting atau kanal utilitas terpadu yang terintegrasi dengan saluran drainase. Melalui konsep ini, seluruh kabel yang sebelumnya menggantung di udara akan dipindahkan ke bawah tanah agar lebih rapi dan aman.
Beberapa ruas jalan utama direncanakan menjadi lokasi awal implementasi, di antaranya Jalan Dokter Sukarjo hingga Jalan HZ Mustofa. Penataan tersebut juga diharapkan mendukung terciptanya kawasan tertib lalu lintas (KTL) di pusat kota.
Menariknya, proyek ini diklaim tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah kota justru mendorong skema kerja sama dengan pihak terkait agar program ini dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami tidak ingin ada beban biaya dari pemerintah. Justru harus ada nilai tambah bagi PAD,” tegasnya.
Asep menambahkan, rencana penataan kabel bawah tanah sebenarnya sudah digagas sejak 2018. Namun, pelaksanaannya sempat tertunda hingga akhirnya kembali diakselerasi dengan konsep yang lebih matang atas arahan Wali Kota Tasikmalaya.
Pemkot Tasikmalaya menargetkan proyek strategis ini dapat segera dimulai dalam waktu dekat.
Kondisi kabel yang semrawut itu kerap dikeluhkan warga khususnya pengendara yang melintas. Lusiana (28) khawatir saat melintas dibawah kabel terutama saat cuaca buruk.
"Takut jatuh kabelnya, apalagi pas cuaca buruk," ujar Lusiana.
Seorang warga lainnya menilai rencana tersebut akan membuat wajah Kota Tasikmalaya tampak lebih rapi serta enak dipandang.
"Bisa lebih bagus, mudah-mudahan tidak hanya sekadar wacana," ujar Mikdar.
Editor : Doni Ramdhani

