Kabupaten Cirebon–Yangjiang Perkuat Kerja Sama Fokus Pertanian hingga Investasi
Pemkab Cirebon dan Yangjiang jalin kerja sama dengan fokus pada pertanian dan investasi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kabupaten Cirebon menerima kunjungan delegasi dari Kota Yangjiang dalam rangka memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 29 Desember 2023, melalui skema kota kembar (sister city). Momemtum ini untuk memperluas kerja sama di berbagai sektor prioritas.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman mengatakan, hubungan kedua daerah memiliki dasar sejarah dan budaya yang kuat. Dia mengaku, kunjungan ini menjadi langkah penting untuk memperdalam kolaborasi ke depan.
“ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Kota Yangjiang,” ujarnya Rabu (22/4/2026).
Dia memaparkan capaian ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cirebon mencapai 5,83 persen dan meningkat menjadi 6,23 persen pada 2025.
“Pertumbuhan ini didorong oleh sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama internasional,” ungkapnya.
Selain itu, Agus menyebutkan Kabupaten Cirebon masuk dalam kawasan industri Rebana berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2021. Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis industri, logistik, dan jasa.
“Kawasan Rebana membuka peluang luas bagi investasi dan kerja sama, termasuk dengan Kota Yangjiang,” akunya.
Dalam forum tersebut, kedua pihak menyepakati empat bidang utama kerja sama, yakni peningkatan kapasitas sumber daya manusia, ekonomi dan perdagangan, pariwisata dan kebudayaan, serta perlindungan dan penelitian warisan budaya Jalur Sutra Maritim.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Komite Kota Yangjiang, Lei Yuchun, menilai pertemuan ini bukan sekadar melanjutkan hubungan historis, tetapi juga membuka peluang kolaborasi di masa depan.
“Pertemuan ini bukan hanya warisan persahabatan sejarah, tetapi juga awal kerja sama yang lebih luas di masa depan,” paparnya.
Dia menerangkan, Yangjiang merupakan kota penting dalam Jalur Sutra Maritim serta dikenal sebagai pusat industri pisau dan gunting di Tiongkok, sekaligus basis industri energi baru.
Menurutnya, kesamaan dan saling melengkapi struktur industri antara kedua daerah menjadi peluang besar untuk kerja sama yang lebih intensif.
“Kami berharap dapat mendorong sinergi industri, memperdalam kerja sama perdagangan, serta mempererat pertukaran masyarakat di bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, dan kepemudaan,” tukasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

