Kasus IRT Terluka Parah di Mangkubumi, Polisi Telusuri CCTV dan Periksa Saksi
Polres Tasikmalaya Kota masih menyelidiki dugaan penganiyaan yang menimpa seorang IRT di Mangkubumi dengan memeriksa saksi dan CCTV
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial HN (45), warga Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, hingga kini masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Korban sebelumnya ditemukan warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di sebuah selokan pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat ditemukan, tubuh korban dipenuhi darah dengan sejumlah luka yang mengindikasikan adanya tindak kekerasan.
Petugas dari Polres Tasikmalaya Kota yang menerima laporan langsung melakukan penanganan awal dan membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan adanya luka lebam di bagian wajah yang diduga akibat benda tumpul, serta luka robek di tangan kiri yang diduga terjadi saat korban berusaha melindungi diri.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, mengatakan pihaknya terus mengintensifkan penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.
Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, pemeriksaan saksi-saksi, hingga pendalaman terhadap pihak-pihak yang dicurigai memiliki keterkaitan dengan kasus ini.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan untuk membuat terang peristiwa ini,” ujar Herman, Kamis (9/4/2026).
Selain itu, polisi juga melakukan uji laboratorium terhadap barang bukti yang ditemukan di lokasi guna memperkuat dugaan dan mengidentifikasi pelaku.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum. Penetapan tersangka, kata dia, harus didasarkan pada minimal dua alat bukti yang sah.
Hingga saat ini, motif di balik dugaan penganiayaan tersebut masih belum terungkap. Polisi pun mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
Editor : Ahmad Sayuti

