KBB Siap Tanami Kopi dan Alpukat 50 Hektare untuk Tahan Longsor
Kabupaten Bandung Barat (KBB) didapuk sebagai salah satu kabupaten prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk penanaman tanaman keras yang mampu menahan aliran air.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kabupaten Bandung Barat (KBB) didapuk sebagai salah satu kabupaten prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk penanaman tanaman keras yang mampu menahan aliran air.
Hal tersebut dilakukan menyusul KBB sebagai salah satu daerah rawan bencana yang didominasi banjir, tanah longsor hingga pergerakan tanah.
Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail mengatakan, langkah penanaman tanaman tahan air tersebut bisa segera ditindaklanjuti untuk mengurangi risiko bencana longsor di lereng-lereng rawan.
"Sesuai instruksi Gubernur Jawa Barat, KBB ditunjuk sebagai salah satu kabupaten prioritas Lrovinsi Jawa Barat untuk penanaman tanaman keras yang mampu menahan aliran air, antara lain kopi dan alpukat," kata Asep, Senin 15 Desember 2025.
Asep menyebut, Pemprov Jabar telah menyiapkan bibit untuk 50 hektare lahan di Kabupaten Bandung Barat untuk mencegah terulangnya bencana longsor.
"Instruksi Pak Gubernur jelas, Bandung Barat harus ditanami tanaman yang kuat, seperti kopi dan alpukat, supaya bisa menghambat aliran air dan mengurangi risiko longsor," sebutnya.
Orang nomor dua di KBB itu mengaku, pihaknya telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian di Lembang baru-baru ini.
Selain Kadishut Provinsi, ia juga telah menerima kunjungan Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Barat dan Banten (Divre Janten) saat ini dijabat oleh Yudha Suswardhanto yang menyampaikan penyerahan 50 hektare bibit atas perintah Gubernur.
Menurutnya, langkah pertama yang akan dilaporkan ke Bupati Bandung Barat adalah penyusunan lahan prioritas yang akan ditanami.
"Kita perlu siapkan dulu lahan mana yang jadi prioritas. Daerah-daerah seperti Lembang, Cisarua, Parongpong, serta daerah selatan seperti Rongga, Cipongkor, dan Gununghalu sudah teridentifikasi rawan longsor, jadi kemungkinan besar ada di sana," jelasnya.
Tak cuma itu, Dishut Provinsi Jawa Barat juga memproyeksikan KBB sebagai lokasi utama lantaran sebagian besar wilayahnya sering mengalami kejadian longsor.
"Langkah ini harus segera dilakukan untuk menegaskan komitmen provinsi dalam pengelolaan lingkungan dan penanggulangan bencana," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

