Kebakaran Gudang Tas dan Sepatu Cibaduyut, Diskar PB Kota Bandung Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Diskar PB Kota Bandung memastikan tak ada korban jiwa dalam kebakaran gudang tas dan sepatu di Cibaduyut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran Cibaduyut.
"Saat terjadi kebakaran, kondisi gudang tas dan sepatu bangunannya kosong. Tidak ada proses jual beli. Penyebab masih dalam penyelidikan, karena saat ini kita fokus pemadaman dan pendinginan," kata Gun Gun Sumaryana, Kamis 8 Agustus 2024.
Dijelaskan ia, kebakaran yang menghanguskan dua unit toko gudang tas dan sepatu tersebut terjadi pada pukul 10.05 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan tim untuk segera melakukan pemadaman.
"Begitu mendapat laporan, kita langsung mengarahkan pemadaman. Karena wilayah padat penduduk, kita optimalkan seluruh UPT supaya api tidak merambat ke bangunan lain meskipun ada UPT selatan. Alhamdulillah api sudah padam," ucapnya.
Adapun proses pemadaman, mengharuskan aparat kewilayahan setempat dibantu oleh kepolisian harus menutup sementara jalan utama. 12 unit kendaraan pemadaman pun dikerahkan.
"Untuk proses pemadaman kita menurunkan 12 unit kendaraan menangani kebakaran. Kita dibantu oleh aparat kewilayahan sehingga proses pemadaman berlangsung efektif, karena ini area padat penduduk juga," ujar dia.
Sebelumnya, Risharsono salah seorang penjaga keamanan mengungkapkan sejumlah pedagang mencium bau gosong yang berasal dari toko T&H Store dan Gareli Fashion and Bags.
"Ada bau gosong di gudang atas toko sepatu. kebakaran terjadi kurang lebih pukul 10.00 WIB. Untuk kondisi toko sendiri sedang kosong dan tidak terdapat karyawan di dalamnya. Seketika itu juga kita langsung melaporkan," kata Risharsono.
Sebelumnya, kebakaran menghanguskan dua unit toko sepatu dan tas di Jalan Cibaduyut, Kota Bandung, Kamis 8 Agustus 2024. Puluhan petugas berjibaku untuk memadamkan api yang menghabiskan toko. ***
Editor : Bsafaat


