Kekeringan Meluas, BTT Kabupaten Bogor Diminta Iwan Setiawan Dipakai untuk Membeli Toren

Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta jajarannya memanfaatkan biaya tidak terduga alias BTT Kabupaten Bogor bisa dipakai untuk membangun tandon/toren air di perumahan warga yang kini dilanda kekeringan.

Kekeringan Meluas, BTT Kabupaten Bogor Diminta Iwan Setiawan Dipakai untuk Membeli Toren
Apalagi, warga terdampak bencana kekeringan itu diakui Iwan Setiawan semakin meluas. Angkanya mencapai 232.026 jiwa dari 67.680 kepala keluarga (KK) di 116 desa/kelurahan di 27 kecamatan dari total 40 kecamatan. Untuk itu, BTT Kabupaten Bogor relatif sangat dibutuhkan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta jajarannya memanfaatkan biaya tidak terduga alias BTT Kabupaten Bogor bisa dipakai untuk membangun tandon/toren air di perumahan warga yang kini dilanda kekeringan.

Hal itu dikatakan Iwan Setiawaan lantaran kekeringan musim kemarau tahun ini diperkirakan akan panjang. Perkiraan BMKG, kekeringan itu akan terus terjadi hingga Oktober. Dia menyebutkan, jika tidak dibantu BTT Kabupaten Bogor maka jajarannya kewalahan kalau harus mengirim air bersih setiap hari.

Apalagi, warga terdampak bencana kekeringan itu diakui Iwan Setiawan semakin meluas. Angkanya mencapai 232.026 jiwa dari 67.680 kepala keluarga (KK) di 116 desa/kelurahan di 27 kecamatan dari total 40 kecamatan. Untuk itu, BTT Kabupaten Bogor relatif sangat dibutuhkan.

"Saya minta BTT Kabupaten Bogor dari Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Pemcam, dan berbagai SKPD atau OPD lainnya untuk membangun atau membelikan toren di perumahan atau pemukiman, hingga Pemkab Bogor tidak harus setiap hari memberikan bantuan airnya ke masyarakat," ujar Iwan Setiawan kepada wartawan, Kamis 7 September 2023.

Iwan Setiawan mengatakan wilayah bahwa baik di Bogor Timur, Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Tengah hingga Bogor Selatan setiap hari dikirimkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana alam kekeringan.

Ia pun meminta Perumda Air Minum Tirta Kahuripan fokus dalam memberikan bantuan air bersih dan mengeyampingkan mencari keuntungan semata.

"Saya minta BUMD Perumda Air Minum Tirta Kahuripan meningkatkan produksi air bersihnya,  tidak berkonsentrasi mencari keuntungan dengan menjual air bersihnya dan melayani kebutuhan masyarakat, ga apa kalau merugi asalkan rakyat tidak teriak-teriak meminta air," pintanya.

Ayah lima orang anak ini mengharapkan Kepala Desa atau Lurah aktif merespon keluhan masyarakat, terutama dalam melayani atau memenuhi kebutuhan air bersih.

"Tak hanya rumah tangga, sekolah, tempat ibadah dan lainnya juga wajib dipenuhi akan kebutuhan air bersihnya. Baik Kades, Lurah maupun masyarakat harus pro aktif," harap Iwan.*** (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani