Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Lula Lahfah

Kepolisian memastikan tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Lula Lahfah

Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Lula Lahfah
Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tak Bisa Pastikan Penyebab Kematian Lula Lahfah

INILAHKORAN.ID - Kepolisian memastikan tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Lula Lahfah yang ditemukan meninggal di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (23/1). Hal itu lantaran pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, tanpa autopsi, aparat penegak hukum tidak memiliki dasar medis untuk menentukan penyebab kematian, termasuk menepis atau membenarkan dugaan kehabisan napas.

“Kami tidak bisa menjawab akibat apa dan tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian karena tidak dilakukan autopsi,” ujar Budi dalam konferensi pers di Jakarta.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya spekulasi di publik yang menduga Lula Lahfah meninggal akibat menghirup dinitrogen oksida (N₂O) atau yang dikenal sebagai gas tertawa. Namun, polisi menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak bisa dipastikan tanpa pemeriksaan medis lanjutan.

Menurut Budi, keputusan keluarga untuk tidak mengizinkan autopsi didasarkan pada hasil pemeriksaan awal yang tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Penjelasan dari Kasat Reskrim, pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, kepolisian menyatakan penyelidikan resmi dihentikan. Aparat tidak menemukan unsur tindak pidana ataupun perbuatan melawan hukum dalam peristiwa meninggalnya Lula Lahfah.


Editor : Firda Rachmawati