Kepala Sekolah di Garut Diedukasi Biar Tertib Mengelola Dana BOSP

Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar bimbingan teknis untuk mengedukasi kepala sekolah agar memiliki kemampuan lebih tertib mengelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas.

Kepala Sekolah di Garut Diedukasi Biar Tertib Mengelola Dana BOSP
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar bimbingan teknis untuk mengedukasi kepala sekolah agar memiliki kemampuan lebih tertib mengelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas.

INILAHKORAN, Bandung-Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menggelar bimbingan teknis untuk mengedukasi Kepala Sekolah agar memiliki kemampuan lebih tertib mengelola dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas.

"Pemerintah daerah hadir memberikan pendampingan, memberikan pembinaan, Inspektorat ini bagaimana penatausahaan pengelolaan ini akan lebih akuntabel ke depan," kata Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Dedy Mulyadi saat acara bimbingan teknis Pengelolaan Dana BOSP di Cipanas Baru, Garut, Senin.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Inspektorat Kabupaten Garut yang dihadiri 295 kepsek di jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) di Garut.

Tujuannya, lanjut dia, untuk peningkatan kapasitas kepsek sebagai jabatan tertinggi di sekolah lebih memahami pengelolaan BOSP program bantuan dana pendidikan dari pemerintah.

"Pemerintah sudah memberikan dana pendidikan bantuan operasional satuan pendidikan, ini adalah untuk mewujudkan peningkatan kualitas pendidikan terutama di sekolah dasar," katanya.

Ia berharap peserta bisa mengikuti bimbingan tersebut dengan baik, terutama mengenai bagaimana pengelolaan perpajakan di dalam penatausahaan pengelolaan keuangan BOSP sampai tata cara pelaporan, sehingga pemanfaatan penggunaannya sesuai aturan.

Pemerintah daerah melalui Inspektorat, kata dia, berkomitmen untuk memberikan pembinaan kepada seluruh satuan pendidikan agar bisa memanajemennya dengan baik.

"Pengelolaan pendidikan ini, itu kembali kepada bagaimana pengelolaan manajemen pendidikan di sekolah," katanya.

Ketua Penyelenggara dari Inspektorat Kabupaten Garut, Ida Farida Agustininawati menambahkan, salah satu tujuan penyelenggaraan bimbingan teknis kepada kepsek yakni meningkatkan akuntabilitas transparansi dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah, mulai dari perencanaan, pelaporan, dan pertanggungjawabannya.

Ia berharap kepsek di Garut, khususnya yang mengikut acara bimbingan itu bisa mensosialisasikan kembali kepada sekolah lainnya di lingkup gugus maupun kecamatan masing-masing sehingga bisa terlaksana pendidikan yang berkualitas.

"Kita berharap bahwa pengelolaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) ke depan bisa lebih akuntabel, transparan, dan tentunya lebih dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Ia menambahkan, dalam acara itu menghadirkan pemateri dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, dari Kantor Pajak Pratama (KPP) Garut, dan Inspektorat Garut.

"Output yang kita harapkan agar para Kepala Sekolah ini dapat melaksanakan pengelolaan dana BOS sebagaimana ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah," katanya.


Editor : JakaPermana