Kepercayaan Publik Minor, IAW Desak Kepolisian Segera Berbenah

Lembaga audit dan akuntabilitas publik, Indonesian Audit Watch (IAW) tengah menyoroti institusi Kepolisian Republik Indonesia, yang dinilai belum mampu menjalankan reformasi secara baik dalam satu dekade terakhir.

Kepercayaan Publik Minor, IAW Desak Kepolisian Segera Berbenah
Lembaga audit dan akuntabilitas publik, Indonesian Audit Watch (IAW) tengah menyoroti institusi Kepolisian Republik Indonesia, yang dinilai belum mampu menjalankan reformasi secara baik dalam satu dekade terakhir.

INILAHKORAN, Bandung - Lembaga audit dan akuntabilitas publik, Indonesian Audit Watch (IAW) tengah menyoroti institusi kepolisian Republik Indonesia, yang dinilai belum mampu menjalankan reformasi secara baik dalam satu dekade terakhir.

Dampaknya, kepercayaan publik terhadap kepolisian menjadi minor. Lantaran, banyak masalah yang terjadi di dalam tubuh Polri. Mulai dari dugaan korupsi, tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat, hingga lemahnya akuntabilitas internal.

Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus menuturkan, sejumlah masalah yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, sejatinya harus menjadi bahan evaluasi kepolisian untuk berbenah.

Merujuk data dari lembaga survei Indonesia (LSI) yang dirilis pada Juni 2024 lalu, 54 persen responden menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap institusi Polri. Maka dari itu, pihaknya mendorong agar Polri segera mereformasi institusi mereka.

“Reformasi bukan pilihan, tapi keharusan," kata Iskandar dalam keterangannya, Senin 16 Juni 2025.

Sejumlah masalah dalam tubuh Polri kata dia, harus segera dimusnahkan. Jangan sampai masyarakat semakin antipati, sebab menurutnya rakyat tengah menantikan institusi kepolisian yang bersih dan melindungi.

"Rakyat menunggu bukti nyata untuk hukum yang adil, anggaran bersih dan polisi yang benar-benar pelindung. Bukan predator berseragam,” tandasnya.***


Editor : JakaPermana