Keracunan MBG Makin Meluas, Pemerintah Tak Akan Hentikan Programnya dan Janji Evaluasi
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional di bidang kesehatan dan pendidikan. Meski sempat diwarnai insiden, pemerintah menegaskan akan terus melanjutkan program ini dengan pengawasan lebih ketat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperbaiki pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai munculnya beberapa kasus keracunan makanan di sejumlah daerah. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk pembenahan dapur penyedia makanan.
“Atas nama pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional (BGN), kami memohon maaf atas insiden ini. Kejadian itu sama sekali tidak disengaja dan bukan sesuatu yang diharapkan,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan.
Prasetyo menjelaskan, pemerintah bersama BGN dan pemerintah daerah langsung bergerak memberikan penanganan kepada para penerima manfaat yang terdampak. Semua korban ditangani secara cepat dengan koordinasi lintas instansi.
“Kami pastikan seluruh yang terdampak mendapatkan penanganan sebaik-baiknya. Upaya mitigasi juga segera dijalankan agar kejadian ini tidak berulang,” tegasnya.
Sebagai langkah korektif, BGN melakukan evaluasi total terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penyedia makanan. Pemerintah menargetkan agar tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari dengan menerapkan standar keamanan pangan yang lebih ketat.
“Ini menjadi catatan penting. Upaya perbaikan dan pengawasan sedang diperkuat, dengan target zero incident dalam program MBG,” jelas Prasetyo.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu prioritas nasional di bidang kesehatan dan pendidikan. Meski sempat diwarnai insiden, pemerintah menegaskan akan terus melanjutkan program ini dengan pengawasan lebih ketat.
“Semangatnya adalah memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan bergizi secara aman, terjamin, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang mereka,” pungkas Prasetyo.
Editor : Firda Rachmawati

