Kerap Temukan Aktivitas Tak Wajar di Warung Tempat Bolos Siswa, Warga di Melong Dukung Sidak Pemkot Cimahi

Warga kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi mendukung aksi sidak yang dilakukan Pemkot, Polres hingga BNN Cimahi terhadap warung-warung yang kerap diduga digunakan anak sekolah sebagai tempat bolos, berpacaran, hingga menenggak minuman keras (miras).

Kerap Temukan Aktivitas Tak Wajar di Warung Tempat Bolos Siswa, Warga di Melong Dukung Sidak Pemkot Cimahi
Warga kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi mendukung aksi sidak yang dilakukan Pemkot, Polres hingga BNN Cimahi terhadap warung-warung yang kerap diduga digunakan anak sekolah sebagai tempat bolos, berpacaran, hingga menenggak minuman keras (miras).

INILAHKORAN, Cimahi - Warga kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi mendukung aksi sidak yang dilakukan Pemkot, Polres hingga BNN Cimahi terhadap warung-warung yang kerap diduga digunakan anak sekolah sebagai tempat bolos, berpacaran, hingga menenggak minuman keras (miras).

Warga menilai, aktivitas yang dilakukan anak-anak sekolah tersebut tidak wajar dan kerap meresahkan masyarakat sekitar.

"Saya kerap kali menemukan aktivitas anak sekolah yang kerap nongkrong di wilayahnya," kata Ketua RW 14 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Budi Harianto, Selasa 15 April 2025.

Tak cuma itu, Budi mengaku kerapmenemukan sampah berupa botol-botol minuman keras yang diduga sisa dari aktivitas anak sekolah.

"(Keberadaan mereka) sangat mengganggu. Di belakang ini (rumah) kadang-kadang banyak botol miras," ujarnya.

"Tapi ini bukan warung, biasanya berangkat mereka ke sini dulu, pulang sekolah ke sini lagi," sambungnya.

Pihaknya mengaku, sudah menyampaikan imbauan kepada pihak sekolah terkait aktivitas tak wajar yang dilakukan para siswa di warung-warung tersebut.

"Sudah kita sampaikan imbauan, ke sekolah-sekolah mereka juga sudah (imbauan)," kata Budi.

Budi pun mengapresiasi langkah pemerintah untuk melakukan Sidak untuk memberikan peringatan terhadap warung-warung maupun tempat-tempat yang diduga menjadi tempat bolos anak sekolah maupun melakukan hal negatif lain.

"Saya sangat setuju, karena saya kekhawatiran anak anak kami, mereka generasi penerus, kami peduli," ucapnya.

"Ini positif sekali, kalau bisa orang tuanya dipanggil juga," imbuhnya.

Sebelumnya, beredarnya isu adanya warung-warung yang kerap diduga digunakan anak sekolah sebagai tempat bolos, berpacaran, hingga menenggak minuman keras (Miras) membuat masyarakat, khususnya para orang tua siswa khawatir.

Menanggapi keluhan tersebut, petugas gabungan dari Pemerintah Kota (Pemkot), Polres, hingga BNN Kota Cimahi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke warung-warung yang diduga sebagai lokasi bolos anak sekolah. 

Adapun sidak dilakukan di warung-warung yang ada di sekitar SMP Negeri 4 Cimahi dan SMA Negeri 6 Cimahi.

"Sidak ini merupakan jawaban dari Pemkot, secara institusi masing-masing sudah melakukan, kelurahan sudah melakukan pembinaan, sosialisasi, unsur polres, BNN, Satpol PP sudah melakukan pembinaan, ini sosialisasi gabungan terkait dengan informasi yang berkembang di lapangan yang teridentifikasi sebagai warung bunda," kata Plt Asisten Daerah (Asda) I Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi, Mochammad Ronny, Selasa 15 April 2025.

Setidaknya, sebut Ronny, ada 6 warung yang disidak oleh petugas gabungan di Kelurahan Melong, Kota Cimahi. Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya aktivitas anak bolos sekolah maupun menemukan minumas keras di warung-warung tersebut.***

"Tapi sampai dengan saat ini, kita tidak menemukan hal-hal yang berkaitan dengan yang teridentifikasi sebagai warung bunda," sebutnya.

"Kita tidak menemukan misalnya minuman keras, kegiatan-kegiatan kamar yang dipergunakan untuk pacaran dan lain sebagainya," ujarnya.*** 


Editor : JakaPermana