Sejumlah Saksi Dihadirkan dalam Sidang Kasus Korupsi CCTV Kota Bandung

Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung, Khairul Rijal, Verifikator Keuangan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Rini Januanti, dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung dari PKS, Iman Lestariyono, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan tindak pidana korupsi pengadaan CCTV dalam program Bandung smartcity, di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (15/4/2025).

Sejumlah Saksi Dihadirkan dalam Sidang Kasus Korupsi CCTV Kota Bandung
ilustrasi

INILAHKORAN, Bandung - Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung, Khairul Rijal, Verifikator Keuangan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Rini Januanti, dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung dari PKS, Iman Lestariyono, dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan tindak pidana korupsi pengadaan CCTV dalam program Bandung smartcity, di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (15/4/2025).

sidang juga di hadiri para terdakwa yang diantaranya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna dan empat anggota DPRD Kota Bandung, antara lain Achmad Nugraha, Ferry Cahyadi, Rianto, dan Yudi Cahyadi.

Pada kesaksiannya Rijal mengatakan penambahan anggaran Dishub Kota Bandung melalui APBD perubahan 2022.

Perubahan terjadi, usai adanya pertemuan TAPD dan Badan Anggaran DPRD Kota Bandung sebelum pembahasan atau rapat kerja di Semarang berlangsung.

"Pak Kadis (Dadang) mengatakan di sana ada pembahasan anggaran perubahan, hanya angkanya saya tak tahu," ujarnya.

Selama di Semarang, lanjutnya, Rijal tak tahu secara pasti mengenai latarbelakang pertemuan antara TAPD dan Banggar DPRD Kota Bandung.

"Saya tidak mendapatkan info (informasi) apa-apa, tetapi yang jelas pak kadis meminta saya untuk ikut ke Semarang," katanya.

Rijal mengungkap, salah satu usulan penambahan anggaran pada APBD perubahan 2022 di Dishub Bandung, bidangnya turut menambahkan usulan yang belom terakomodir.

"Saya diminta pak Dadang selaku Kadishub saat itu untuk mengirim usulan penambahan anggaran supaya bisa dibahas di APBD perubahan 2022. Dia mengatakan jika Dishub mendapatkan tambahan anggaran. Lalu, saya selaku Kabid setelah berkoordinasi dengan para kasi, mengusulkan kegiatan yang sama yang belum terakomodir," ujarnya.

Usulan tersebut disampaikan Rijal dalam bentuk nota dinas melalui Kabid dan diserahkan kepada kasubag program.

"Pada saat rapim (rapat pimpinan), pak kadis menyampaikan bahwa dia ditelepon oleh pak Anton selaku sekretaris TAPD atas perintah ketua TAPD pak Ema perihal adanya penambahan anggara untuk dishub," katanya.

Usaibya, kemudian Rijal menggelar rapat dengan DPRD Komisi C. Rapat digelar untuk membahas tindaklanjut penambahan anggaran tersebut.

"Pak kadis menyampaikan jika anggaran tambahan merupakan atensi dari anggota DPRD Kota Bandung. Dan untuk bidang saya sekitar Rp 7,5 M (penambahannya)," katanya.  


Editor : JakaPermana