Khofifah Terima Hadiah Bibit Klengkeng Merah di Hari Pertama Bertugas: Simbol Kecintaan pada Alam dan Masa Depan Hijau Jawa Timur
Suasana di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, tampak berbeda. Di antara ratusan karangan bunga yang berjejer mengucapkan selamat, ada satu hadiah yang menarik perhatian: bibit tanaman klengkeng merah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Suasana di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, tampak berbeda. Di antara ratusan karangan bunga yang berjejer mengucapkan selamat, ada satu hadiah yang menarik perhatian: bibit tanaman klengkeng merah.
Hadiah unik ini diberikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Timur, Mohammad Yasin, kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang baru kembali bertugas setelah dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Jatim 2024.
Bibit tanaman klengkeng merah atau Ruby Longan ini masih lengkap dengan akarnya, siap untuk ditanam. Hadiah ini bukan sekadar simbol, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan serta keberlanjutan hidup.
Mohammad Yasin mengungkapkan bahwa dirinya terinspirasi oleh kebiasaan anak-anak Khofifah yang sering memberikan hadiah berupa tanaman hidup setiap kali sang gubernur berulang tahun.
"Saya mengikuti jejak Ibu Gubernur Jatim yang memiliki kegemaran menanam sejak muda hingga sekarang. Inilah alasan saya memberikan ucapan selamat dengan tanaman hidup," ujar Yasin saat dikonfirmasi.
Lebih dari sekadar hadiah, Yasin menilai pemberian bibit tanaman ini selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjadikan provinsi ini sebagai pusat pengembangan tanaman buah Nusantara.
Klengkeng merah yang diberikan bukan sembarang tanaman. Ruby Longan adalah varietas klengkeng hasil mutasi genetik dengan warna buah dan batang yang merah mencolok.
Pohon ini dikenal memiliki ketahanan terhadap berbagai kondisi cuaca serta dapat ditanam di berbagai tempat, menjadikannya pilihan ideal untuk penghijauan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Menurut Yasin, tanaman hidup seperti ini memiliki manfaat jangka panjang. Selain membantu menghijaukan lingkungan, hasil buahnya juga dapat dinikmati oleh masyarakat.
"Pohon ini bisa ditanam di ruang-ruang publik sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama," tuturnya.
Selain itu, pemberian bibit tanaman ini juga dianggap sebagai bentuk implementasi sedekah bumi, sebuah konsep yang menekankan keseimbangan alam melalui penghijauan dan pemanfaatan tanaman secara berkelanjutan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong peningkatan ruang terbuka hijau (RTH) di berbagai daerah.
Dengan menanam lebih banyak pohon, khususnya tanaman buah, diharapkan kota-kota di Jatim semakin asri, sejuk, dan memiliki pasokan oksigen yang lebih baik.
"Penanaman pohon di ruang terbuka hijau akan menambah keindahan kota serta meningkatkan produksi oksigen yang bermanfaat bagi kesehatan," tambah Yasin.
Hadiah ini juga mencerminkan kepemimpinan Khofifah yang memiliki perhatian besar terhadap keberlanjutan lingkungan.
Sebagai pemimpin yang aktif mendorong berbagai program penghijauan, Khofifah diharapkan terus membawa perubahan positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.***
Editor : Yosep Saepul Ramadan


