Kolam Retensi di Pasirkaliki Belum Optimal Digunakan untuk Penanganan Banjir di Cimahi

Keberadaan embung atau kolam retensi di Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi digadang-gadang bakal memberikan solusi untuk persoalan banjir di beberapa wilayah di Cimahi nyatanya belum bisa segera terealisasi.

Kolam Retensi di Pasirkaliki Belum Optimal Digunakan untuk Penanganan Banjir di Cimahi
Pasalnya, struktur kolam retensi di Pasirkaliki yang dibangun sejak 2021 itu masih berupa pengerukan tanah. Sehingga, daya tampung proyek hasil kerja sama antara Pemkot Cimahi dan Pemkot Bandung belum bisa dipergunakan secara optimal. (dok)

INILAHKORAN, Cimahi - Keberadaan embung atau kolam retensi di Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi digadang-gadang bakal memberikan solusi untuk persoalan banjir di beberapa wilayah di Cimahi nyatanya belum bisa segera terealisasi.

Pasalnya, struktur kolam retensi di Pasirkaliki yang dibangun sejak 2021 itu masih berupa pengerukan tanah. Sehingga, daya tampung proyek hasil kerja sama antara Pemkot Cimahi dan Pemkot Bandung belum bisa dipergunakan secara optimal.

"Kami berharap embung atau kolam retensi di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara bisa segera disempurnakan pembangunannya oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)," kata Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi Sambas Subagja belum lama ini.

Menurutnya, jika kolam retensi di Pasirkaliki tersebut sudah dibangun 100 persen maka diperkirakan bisa menampung air hingga 59 ribu meter kubik.

"Kalau sekarang cuma nampung 13 ribu meter kubik itu juga kurang karena ada sedimen yang belum dikeruk. Kalau udah dibangun BBWS bisa lebih optimal," kata Sambas.

"Nanti kan strukturnya diperkuat berarti daya tampung bisa lebih banyak, bisa sampai 59 ribu meter kubik," sambungnya.

Dijelaskan Sambas, keberadaan embung tersebut bisa mengurangi debit air yang menjadi penyumbang banjir di Kota Cimahi dan sebagian kecil di wilayah Kota Bandung. 

Sebab, keberadaan kolam retensi di Pasirkaliki itu seditiknya mengurangi debit air ke wilayah hilir.

"Alhamdulillah sedikitnya bisa menahan genangan ke wilayah Cigugur Tengah kalau untuk di Kota Cimahi, tapi memang kapasitanya belum maksimal," jelasnya.

Namun, apabila kolam retensi tersebut sudah dibangun seluruhnya, maka bakal berdampak terhadap penanganan banjir di Kota Cimahi

Pasalnya, air yang mengalir melalui Sungai Cilember sebagian akan tertampung di embung tersebut.

"Itu bisa 21-30 persen penguranahnnya. Mudah-mudahan segera dibangun sehingga akan mengurangi volume air ke daerah tengah dan hilir di Kota Cimahi," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani