Komisi I Pastikan Anggaran di Wilayah Naik

Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Heri Cahyono memastikan bahwa anggaran di wilayah naik. 

Komisi I Pastikan Anggaran di Wilayah Naik

INILAHKORAN, Bogor - Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Heri Cahyono memastikan bahwa anggaran di wilayah naik. 

Salah satu kenaikan anggaran di sektor pos BOP untuk RT, RW dan LPM di wilayah. Hal itu terungkap dalam pembahasan KUA-PPAS 2024 dengan membedah anggaran di wilayah, Rabu 9 Agustus 2023, dalam rapat kerja bersama SKPD dan camat se-Kota Bogor

"Alhamdulillah aspirasi pengurus wilayah dapat direalisasikan. Meski hanya mengalami kenaikan Rp50 ribu per orang, namun ini sudah menjadi sinyal bagus dan semoga kedepannya bisa ditambah lagi," ungkap Heri di gedung DPRD Kota Bogor pada Kamis 10 Agustus 2023 pagi.

Heri menuturkan, sebagai contoh, di Kecamatan Bogor Utara anggaran yang disiapkan untuk BOP RT, RW dan LPM sebesar Rp3 miliar. Nantinya anggaran ini akan dibagikan ke pengurus RT, RW dan LPM yang jumlahnya mencapai 681 orang. 

"Saya berharap dengan adanya kenaikan dana BOP ini, dapat menjadi penyemangat bagi para pegnurus di wilayah," tuturnya.

"Ini merupakan bentuk apresiasi kami untuk para pengurus wilayah dan kami harap dapat meningkatkan semangat juang para pengurus di wilayah," tambah Heri.

Heri membeberkan, dalam rapat pembahasan KUA-PPAS 2024, anggaran di tingkat Kecamatan dan Kelurahan juga mengalami kenaikan. Meski tidak dapat merinci, namun Heri memastikan pemerataan pembangunan di wilayah terluar Kota Bogor akan dirasakan di 2024 nanti.

"Tentunya kami ingin memastikan anggaran yang ada di Kota Bogor ini bisa dirasakan oleh seluruh wilayah yang ada di Kota Bogor sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di tengah Kota Bogor saja," beber politisi Golkar ini.

Heri memaparkan, perihal kenaikan BOP RT, RW dan LPM ini mulai menemukan titik terang saat dilaksanakannya Musrenbang Tingkat Kecamatan Bogor Utara di awal 2023.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto meminta agar diakhir periode kepemimpinannya, Wali Kota Bima Arya dapat menaikkan insentif untuk pengurus wilayah seperti RT RW.

"Saya sampaikan ke Pak wali saat itu, kami sangat terbantu oleh kinerja ujung tombak di wilayah. RT, RW, LPM, kader Posyandu, Posbindu dan lain sebagainya, merupakann suksesor dari program pelayanan dan pembangunan. Tapi sudah hampir 6 tahun ini belum naik insentifnya. Jadi di RAPBD 2024 sebagai tahun terakhir perencanaan dari Pak Wali dan DPRD periode ini, kita perlu berikan apresiasi untuk beliau-beliau," tegas Atang.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta kepada Kepala Bappeda untuk menghitung dan merumuskan kenaikan BOP yang bisa dianggarkan. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti