Kondisi Memprihatinkan Jembatan Bersejarah Penghubung Gununghalu-Rongga Kembali Viral, Begini Tanggapan Hengky Kurniawan 

Seperti diketahui, jembatan penghubung Kecamatan Gununghalu-Kecamatan Rongga itu merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dibangun Belanda sekitar tahun 1905-1910.

Kondisi Memprihatinkan Jembatan Bersejarah Penghubung Gununghalu-Rongga Kembali Viral, Begini Tanggapan Hengky Kurniawan 
foto IGinfobandung

INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi jembatan gantung yang menjadi penghubung Kecamatan Gununghalu-Kecamatan Rongga kembali viral di media sosial lantaran kondisinya yang kian memprihatinkan.

Seperti diketahui, jembatan penghubung Kecamatan Gununghalu-Kecamatan Rongga itu merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dibangun Belanda sekitar tahun 1905-1910.

Dilansir dari akun Instagram @infobdgbaratcimahi terlihat 
kondisi jembatan yang disebut warga Sasak Gantung tersebut terawat dan memprihatinkan.

Bahkan, landasan yang terbuat dari kayu mulai lapuk, seling jembatan sudah tak setegang dulu. Meski begitu, mobilitas kendaraan yang lalu lalang cukup padat dan dimanfaatkan warga untuk beraktivitas.

"Miris! Ternyata jembatan penghubung dua kecamatan Rongga dan Gununghalu, Bandung Barat ini diperbaiki oleh warga setempat dengan swadaya tanpa bantuan pemerintah," tulis akun tersebut.

Menurut keterangan baraya IBBC, kondisi jembatan bersejarah ini beberapa bulan lalu pernah diperbaiki warga karena sangat mengkhawatirkan.

Bahkan, tidak sedikit pengendara yang mengalami selip ban, karena ada beberapa kayu yang rapuh dan berlubang sangat membahayakan orang yang melintasinya.

"Namun wargapun terpaksa harus lewati jembatan ini karena jembatan ini menjadi akses terdekat utama penghubung dua kecamatan ini," tulisnya lagi.

Diketahui, jembatan bersejarah ini dibangun pada tahun 1905-1910 pada saat zaman Belanda di Indonesia. Harapan warga semoga pemerintah dapat mempertahankan jembatan ini.

Postingan tersebut menuai puluhan  komentar dari netizen, salah satunya dari akun @mulyan.real91.

"Sering min abi mah di jembatan eta rek geubis wae. Komo pas musim hujan mah, da licin pisan, palaur, Ngan Alhamdulillah wargana kompak. (Sering saya mah di jembatan tersebut akan terjatuh. Apalagi, saat musim hujan, licin sekali dan membahayakan. Untungnya warga kompak)," tulisnya.

Saat dikonfirmasi, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menyebut, 
terkait persoalan kondisi jembatan penghubung Kecamatan Gununghalu-Kecamatan Rongga yang viral tersebut sebenarnya sudah dibahas sejak awal.

"Kalau gak salah kendalanya waktu itu dari sisi aset. Karena itu aset perkebunan atau lainnya, sehingga kita tidak bisa membantu dari sisi APBD," kata Hengki saat ditemui belum lama ini.

"Jadi asetnya belum atau gak jelas, dari sisi anggaran APBD gak bisa," sambungnya.

Hengki pun memastikan, untuk anggaran perbaikan jembatan bisa dilakukan melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan.

"Paling yang bisa CSR, makanya dalam proyek perubahan pak sekda, saya sebagai mentor memberikan masukan dan juga kita bahas CSR," ujarnya.

"Makanya, kita berharap para pengusaha itu mau untuk betul-betul membantu kita," imbuhnya.

Hengky menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan shopping list yang di dalamnya ada berbagai produk, seperti rutilahu dan lain sebagainya.

Kendati demikian, Hengky mengakui, banyak perusahaan yang beralasan sedang dalam masa pemulihan karena terimbas covid, sehingga pihaknya pun harus memahami.

"Tapi kalau untuk APBD belum bisa, yang kita dorong CSR, termasuk di Batujajar yang sempat terisolasi dan itu tidak bisa karena asetnya milik Indonesia Power," ungkapnya.

"Prosesnya panjang, dan IP-nya sendiri belum memberikan jawaban karena masyarakat minta IP memberikan izin akan dibangun jembatan. Namun, belum ada izin IP," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti