Korban Meninggal di Sumatera 918 Jiwa, Pengungsi Capai Ratusan Ribu

Korban meninggal akibat bencana di Sumatera terus bertambah.

Korban Meninggal di Sumatera 918 Jiwa, Pengungsi Capai Ratusan Ribu
update korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera

INILAHKORAN.ID - Angka korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor yang melanda kawasan Sumatra terus meningkat. 

Berdasarkan pembaruan data resmi Pusat Pengendalian Operasi BNPB per Sabtu, 6 Desember 2025, tercatat 914 jiwa meninggal dunia.

Data yang ditampilkan melalui dashboard BNPB (gis.bnpb.go.id/bansors) menunjukkan bahwa bencana besar yang meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh ini telah berdampak luas pada puluhan kabupaten/kota.

korban meninggal Tersebar di Puluhan Wilayah

BNPB merinci korban meninggal dunia yang tersebar di berbagai kabupaten/kota, dengan jumlah tertinggi antara lain:

  • Aceh Tamiang — 171 jiwa
  • Aceh Utara — 128 jiwa
  • Tapanuli Tengah — 102 jiwa
  • Tapanuli Selatan — 85 jiwa
  • Aceh Timur — 57 jiwa
  • Kota Sibolga — 53 jiwa
  • Aceh Tengah — 40 jiwa
  • Tapanuli Utara — 35 jiwa
  • Bener Meriah — 34 jiwa
  • Pidie Jaya — 27 jiwa

Secara keseluruhan, 52 kabupaten/kota tercatat terdampak bencana.

Lebih dari 100 Ribu Rumah Rusak

Selain korban jiwa, kerusakan infrastruktur juga sangat besar. BNPB melaporkan:

  • 105,6 ribu rumah mengalami kerusakan
  • 1.000 lebih fasilitas umum rusak
  • 155 fasilitas kesehatan terdampak
  • 522 fasilitas pendidikan rusak
  • 344 rumah ibadah rusak
  • 222 gedung/kantor rusak
  • 405 jembatan putus atau rusak berat

Kerusakan tersebut memperparah akses logistik dan evakuasi di sejumlah wilayah, terutama daerah yang masih terisolasi.

Jumlah Pengungsi Capai Ratusan Ribu Jiwa

Data BNPB juga menunjukkan tingginya jumlah warga yang mengungsi:

  • Aceh Tamiang — 262,1 ribu pengungsi
  • Aceh Timur — 163,4 ribu pengungsi
  • Aceh Utara — 115 ribu pengungsi
  • Pidie Jaya — 67,6 ribu pengungsi
  • Bener Meriah — 38,7 ribu pengungsi

Ribuan pengungsi lainnya tersebar di lebih dari 40 kabupaten/kota terdampak.

Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus melakukan pencarian korban serta perbaikan akses menuju daerah yang sebelumnya terputus akibat banjir bandang dan longsor. BNPB menegaskan bahwa data korban jiwa dapat terus bertambah seiring diperolehnya laporan terbaru dari wilayah-wilayah yang sulit diakses.


Editor : Firda Rachmawati