Korban Penganiayaan George Sugama Halim Buka Suara, Akui Dilempar Kursi hingga Mesin EDC

Korban penganiayaan George Sugama Halim, Dwi Ayu Darmawati (19) akhirnya buka suara soal kekerasan yang dialaminya.

Korban Penganiayaan George Sugama Halim Buka Suara, Akui Dilempar Kursi hingga Mesin EDC
Korban penganiayaan George Sugama Halim/

INILAHKORAN, Bandung - korban penganiayaan George Sugama Halim, Dwi Ayu Darmawati (19) akhirnya buka suara soal kekerasan yang dialaminya.

Dwi yang merupakan pegawai toko roti di Cakung, Jakarta Timur itu membeberkan kronologi penganiayaan yang dialaminya oleh George Sugama Halim.

penganiayaan trsebut bermula saat Dwi menolak permintaan George untuk mengantarkan makanan yang dipesan secara online ke kamar pribadinya.

Dwi menceritakan bahwa George marah besar setelah penolakannya, yang disampaikan dengan nada kasar. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat George melempari Dwi dengan berbagai benda, termasuk patung, kursi, mesin debit, dan loyang kue.

Akibat penganiayaan tersebut, Dwi mengalami luka memar di seluruh tubuh dan luka bocor di kepala, yang mengharuskannya mendapatkan perawatan medis.

"Awalnya saya lagi kerja, terus tiba-tiba dia dateng enggak tahu dari mana," ucap Dwi Ayu.

"Terus dia pesan online, dia minta saya anterin ke kamar pribadinya, terus saya nolak," imbuhnya.

"Terus setelah saya nolak-nolak dia kesal karena saya nolak. Dia nyuruhnya juga bukan yang baik-baik gitu, makanya saya enggak mau," jelas korban.

Meskipun ada pegawai lain di lokasi kejadian, mereka hanya bisa diam karena ketakutan.

Dwi menjelaskan bahwa saat berusaha mengambil barang-barangnya yang tertinggal, ia kembali mengalami penganiayaan.

"Dia lempar saya pakai patung, terus enggak lama dia mukul saya pakai kursi, sama EDC BCA," tuturnya.

"Katanya laporin aja ke polisi. Tapi HP sama tas saya ada di dalam, pas saya balik untuk ambil barang, dia lempar saya lagi," cerita korban.


Editor : Firda Rachmawati