KPU Jabar Optimistis Pelaksanaan Pemilu 2024 Berjalan Sukses
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni mengaku optimistis, pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan sukses meski harus memfasilitasi 35,7 juta pemilih.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat Ummi Wahyuni mengaku optimistis, pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan sukses meski harus memfasilitasi 35,7 juta pemilih.
Ummi mengatakan, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang besar di Jawa Barat membuat pihaknya harus bekerja ekstra keras, memastikan seluruh kebutuhan logistik aman demi menyukseskan perhelatan Pemilu 2024.
Termasuk menyiapkan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di tempat pemungutan suara (TPS), dengan total kata Ummi mencapai 140.457 titik.
"Jumlah penduduk yang besar, berimplikasi dengan logistik cukup besar. Kami hari ini sedang melakukan peninjauan, memastikan 176 juta lembar surat suara akan terdistribusi dengan baik. Kemudian kami juga harus memastikan rekrutmen Badan Ad Hoc yang jumlahnya 1.360.125 orang. Ini membuat kami optimis, menyambut tahapan Pemilu 2024," ujarnya pada Selasa 26 Desember 2023 malam.
Selain Pemilu 2024 kata Ummi, KPU Jabar juga turut harus menyiapkan Pilkada serentak pada akhir November tahun depan. Terlepas dari itu dia merasa bersyukur, karena 27 kota/kabupaten telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah untuk biaya operasional.
Dimana kini telah mulai berjalan, setelah dikucurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 40 persen untuk KPU dan Bawaslu, dari total Rp1,104 triliun.
"Hari ini kami tinggal menunggu regulasi PKPU tahapan untuk pelaksanaan tahapan Pilkada 2024," imbuhnya.
Dia pun berharap, penyelenggara Pemilu dan Pilkada 2024 dapat meningkatkan soliditas guna menyukseskan hajatan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
"Meningkatkan soliditas penyelenggara, untuk upgrade kapasitas sehingga nanti bisa secara teamwork menyelesaikan tahapan," harapnya.
Serta mengharapkan keterlibatan media massa sebagai pengawas, demi memastikan perhelatan Pemilu dan Pilkada 2024 berjalan sesuai mimpi yang dicita-citakan, melahirkan pemimpin dari mekanisme jujur, adil dari pemilihan langsung, umum, bebas, rahasia.
"Kami ingin bersinergi dengan media, pilar demokrasi bagi kami. Membantu kami dalam sosialisasi kepada masyarakat," tandasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

