PKL di Alun-alun Cimahi Bakal Ditertibkan saat Tahun Baru 2024, Begini Reaksinya

Penertiban tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kerumunan yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat selama perayaan Tahun Baru 2024.

PKL di Alun-alun Cimahi Bakal Ditertibkan saat Tahun Baru 2024, Begini Reaksinya

INILAHKORAN, Cimahi - Rencana penertiban pedagang kaki lima (PKL) jelang malam Tahun Baru 2024 yang akan dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi di kawasan Alun-alun Cimahi mendapat beragam reaksi dari pedagang.

Penertiban tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kerumunan yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat selama perayaan Tahun Baru 2024.

"Di sini saya usaha rental mainan mobil anak. Kalau dipindahkan lokasi dari sini dan lokasinya bagus gak apa-apa," kata Nunu (38) yang kerap mangkal di Alun-alun Cimahi.

Terkait rencana penertiban yang bakal dilakukan pihak berwenang, Nunu mengakui, hingga saat ini belum ada imbauan kepada para PKL di kawasan dirinya berjualan.

Kendati demikian, apabila para PKL dipindahkan ke lokasi yang sepi, para pedagang tentu bakal protes.

"Sampai sekarang masih belum ada imbauan terkait itu. Tapi, kita berharap di tempatkan di lokasi yang ramai karena pendapatan kita fluktuatif," ujarnya.

"Mudah-mudahan tahun baru ini pemasukan lebih besar karena pengunjung lebih banyak," ucapnya.

Lebih lanjut Nunu menuturkan, penertiban di lokasi Alun-alun Cimahi jelang malam Tahun Baru menjadi hal yang rutin dilakukan. Sehingga, para pedagang sudah tidak kaget saat ada penertiban dari pihak berwenang.

"Sebelum tahun baru hanya ditutup sementara. Namun, saat malam Tahun Baru kita buka sampai jam 17.00 WIB. Bahkan, kadang hingga Maghrib," tuturnya.

Di tempat yang sama, Rilly (38) pedagang minuman kemasan berharap jika penertiban dilakukan bisa saling menguntungkan satu sama lain baik untuk para pedagang maupun pihak berwenang.

Kemudian, dari sisi tempat juga bisa strategis karena dikhawatirkan pembeli tidak mengetahui tempat dirinya berdagang. Khususnya, pelanggan tetapnya.

"Kalau pindah tempat khawatir para pembeli gak tahu tempat kita berjualan. Apalagi pelanggan tetap," ujarnya.

Sebelumnya, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kota Cimahi, Kadina mengatakan, pihaknya bakal melakukan penertiban pedagang kaki lima guna mengantisipasi kerumunan yang bisa mengganggu ketertiban masyarakat.

"Pedagang kaki lima di alun-alun nanti mungkin hanya ditertibkan saja karena angan sampai nanti PKL berjualan di tengah lapangan Alun-alun dan membuat masyarakat terganggu," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti