Kuota SMPN Belum Terpenuhi, Disdik Cirebon Lakukan Optimalisasi
Untuk mengisi kuota sekolah yang masih kekurangan siswa, Disdik Kabupaten Cirebon melakukan optimalisasi SMPB hingga 11 Juli
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Disdik Kabupaten Cirebon tengah mengotimalisasikan hasil SMPN 2026, untuk mengisi kuota SMP Negeri yang masih kosong atau belum terisi.
Kadisdik Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan, hingga kini masih ada calon siswa yang belum memiliki sekolah pada seleksi sebelumnya.
"Karena itu kami membuka program optimalisasi keterserapan daya tampung SPMB SMPN Tahun 2026,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (9/7/2026).
Hasil pendataan, lanjutnya, dari total 80 SMP Negeri, masih ada sekitar 35 sekolah yang masih memiliki kuota dan belum terisi, yang masih banyak kuotanya SMPN 3 Plered. Hingga kini baru menerima 151 calon murid dari kapasitas 287 siswa.
“Kalau SMPN 2 Babakan kekurangannya sekitar 60 siswa. Sisanya tidak terlalu banyak, paling satu dua atau di angka belasan,” ujarnya.
Ronianto mengatakan optimalisasi hanya diterapkan di sekolah yang belum mencapai daya tampung dan akan berlangsung hingg 11 Juli, agar seluruh kursi yang tersedia dapat dimanfaatkan.
Di sisi lain, Disdik juga mendata lulusan sekolah dasar yang belum melanjutkan pendidikan untuk mengetahui faktor penyebab mereka tidak bersekolah.
“Pada prinsipnya kami tidak mempermasalahkan anak tersebut sekolah di swasta atau negeri, yang penting sekolah,” ujarnya.
Pihaknya pun menyiapkan layanan pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang telah tersedia di seluruh kecamatan sebagai alternatif bagi anak yang tidak dapat melanjutkan pendidikan formal.
Editor : Ahmad Sayuti

