Lahan Penuh Ban Bekas Terbakar, Api Sulit Dipadamkan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Tasikmalaya - Kebakaran melanda lahan kosong yang dipenuhi sampah dan bekas onderdil kendaraan di Jalan Letnan Harun, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Selasa (11/8) malam.
Api yang diduga berasal dari pembakaran sampah tersebut dengan cepat membesar dan merambat karena kondisi lahan yang kering serta hembusan angin. Banyaknya ban bekas dan onderdil kendaraan yang mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran (Damkar) kesulitan mengendalikan api.
Petugas Damkar Kota Tasikmalaya menerima laporan dari warga bernama Dicky sekitar pukul 19.16 WIB. Dua menit kemudian, Regu 1 berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.20 WIB dengan mengerahkan tiga unit kendaraan, yakni Fire Truck 02 dan kendaraan Water Supply 05.
Pemadaman dilakukan sejak pukul 19.20 WIB. Meski api sempat dipadamkan, sejumlah titik kembali menyala sehingga petugas harus melakukan pemadaman berulang kali. Api akhirnya dinyatakan padam sekitar pukul 20.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan dan pengecekan hingga pukul 23.00 WIB.
Pamapta 1 Polres Tasikmalaya Kota Ipda Jonansa mengatakan, berdasarkan penuturan warga kobaran api itu semula kecil. Namun, kondisi lokasi yang merupakan lahan kosong bekas pembuangan onderdil kendaraan membuat api dengan cepat membesar.
“Ada warga sekitar yang melihat, awal mulanya kecil. Karena ini tanah kosong bekas pembuangan sparepart mobil, barang yang mudah terbakar, jadi cepat membesarnya,” ujar Jonansa.
Menurutnya, kebakaran tersebut cukup mengkhawatirkan karena lokasi berada tidak jauh dari permukiman warga.
“Udah tiga mobil pemadam kebakaran, udah tiga kali, udah habis airnya. Udah padam tapi muncul lagi,” katanya.
Petugas Damkar kemudian melakukan pemadaman, pendinginan serta pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka. Permukiman warga di sekitar lokasi juga berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal api berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan, namun pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebabnya.
“Untuk sementara belum ditentukan penyebabnya, masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya. (n nurohman/dnr)
Editor : Inilahkoran


