Batu Pertama untuk Mimpi yang Panjang

ITB Vinus memulai pembangunan gedung rektorat. Pendidikan dan kemandirian mahasiswa terus diperkuat.

Batu Pertama untuk Mimpi yang Panjang
BATU PERTAMA: Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade didampingi Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung rektorat ITB Vinus, di Cibinong, Kamis (24/9).

Sebuah gedung baru mulai dirintis di Cibinong.Bagi Institut Teknologi dan Bisnis Visi Nusantara (ITB Vinus) Bogor, pembangunan gedung rektorat bukan sekadar menambah ruang, tetapi menjadi bagian dari langkah memperkuat pendidikan tinggi dan menyiapkan sumber daya manusia Kabupaten Bogor.

Peletakan batu pertama gedung rektorat ITB Vinus Bogor berlangsung Kamis (24/9). Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika beserta jajaran pemerintah daerah, hadir dalam momentum tersebut.

Kehadiran Pemkab Bogor menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan perguruan tinggi di Kabupaten Bogor.

Terutama dalam memperluas akses pendidikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Sejumlah pihak turut hadir, mulai dari Anggota DPR RI, perwakilan Kementerian UMKM RI, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Yayasan Nusantara Maju hingga civitas akademika ITB Vinus Bogor.

Di tengah pembangunan gedung yang baru dimulai, pesan untuk mahasiswa justru berbicara tentang masa depan yang jauh lebih panjang.

Anggota DPR RI Mulyadi mendorong mahasiswa ITB Vinus untuk tidak berhenti pada kemampuan akademik. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki keterampilan tambahan sekaligus karakter yang kuat agar mampu menghadapi persaingan dunia kerja.

Ia juga mengingatkan agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya berpikir untuk mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

“Jangan sampai kalian menjadi lulusan yang mencari kerja. Kalian harus menjadi lulusan yang memberi lapangan kerja,” ujar Mulyadi, dalam keterangannya.

Dia memperkenalkan konsep 5C, yakni Character, Competence, Clean, Clear, dan Chemistry sebagai nilai yang perlu dikembangkan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.

Pesan serupa datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman. Menurutnya, keberadaan ITB Vinus dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bogor dan Jawa Barat.

Pembangunan sumber daya manusia, kata Herman, menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dan Jawa Barat Istimewa.

Karena itu, perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga diharapkan mampu ikut menjawab persoalan pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.

“Kampus ini mengetengahkan dua kompetensi masa depan: digital dan bisnis,” ujar Herman. (gin)


Editor : Inilahkoran