Langkah Sehat, Belanja Hemat di CFD

CFD kali ini punya cerita lain. Warga tak hanya berolahraga, tetapi juga berburu pangan murah untuk kebutuhan sehari-hari.

Langkah Sehat, Belanja Hemat di CFD
LEBIH TERJANGKAU: Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menghadirkan GPM bertepatan dengan CFD, Minggu (30/8). Kehadiran GPM memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Minggu pagi di Kabupaten Bogor biasanya menjadi waktu untuk bergerak.Warga keluar rumah, mengenakan pakaian olahraga, lalu memenuhi ruang-ruang terbuka untuk menikmati udara pagi.

Namun, Minggu (30/8), ada tujuan lain di tengah aktivitas tersebut. Di sela langkah dan keringat warga yang berolahraga, kebutuhan dapur ikut dicari.

Gerakan Pangan Murah (GPM) hadir bersamaan dengan kegiatan Car Free Day (CFD). Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga pasar.

Sejak pukul 06.30 WIB, warga mulai berdatangan.

Ada yang datang untuk berolahraga, tetapi kemudian berhenti di lapak pangan.

Ada pula yang sengaja datang karena mendengar sejumlah komoditas dijual lebih murah.

Beras, minyak goreng, telur, gula, tepung-tepungan, hingga ayam ras tersedia.

Komoditas tersebut menjadi kebutuhan sehari-hari yang harganya cukup menentukan pengeluaran rumah tangga.

Kepala DKP Kabupaten Bogor Andri Hadian mengatakan GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan sekaligus membantu daya beli masyarakat.

“Hari ini, sesuai dengan instruksi Pak Bupati, Dinas Ketahanan Pangan mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Tujuannya adalah menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan,” ujar Andri dalam keterangan persnya.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah ayam ras. Dalam beberapa waktu terakhir, harga komoditas tersebut mulai mengalami kenaikan di pasaran.

Melalui GPM, pemerintah berupaya memberikan alternatif bagi warga agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Dengan adanya GPM ini, masyarakat bisa membeli dengan harga murah dan bisa mendapatkan ayam ras dengan baik,” jelasnya.

Bagi pemerintah, menggabungkan GPM dengan CFD bukan sekadar soal lokasi. Ada kemudahan yang ingin diberikan: warga dapat berolahraga sekaligus membawa pulang kebutuhan rumah tangga.

“Masyarakat bisa berolahraga sambil juga membeli pangan-pangan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat pada saat ini,” katanya. (gin)


Editor : Inilahkoran