Lelah Si Merah Terbayar Tuntas
LIVERPOOL harus melewati pertarungan sengit sebelum memastikan langkah ke perempat final Piala Liga Inggris.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
Kemenangan atas Chelsea melalui adu penalti bukan sekadar tiket ke babak berikutnya. Lebih dari itu, atas kerja keras para pemain yang berjuang hingga akhir di Stadion Anfield, Kamis (29/10) dini hari WIB.
Pelatih Liverpool Andoni Iraola mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya. Meski pertandingan berlangsung ketat, ia menilai para pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik untuk menyingkirkan Chelsea dan menjaga asa meraih gelar juara.
Iraola mengakui bahwa keberuntungan turut berperan dalam adu penalti.
Namun, ia menegaskan bahwa usaha keras para pemain layak mendapatkan hasil positif.
“Untungnya, kami berada di pihak yang menang dalam adu penalti. Saya merasa puas karena para pemain telah mengerahkan upaya yang sangat besar hari ini, dan setidaknya kami mendapatkan imbalan berupa tiket ke babak perempat final,” ujar Iraola.
Pertandingan tersebut berjalan ketat sejak babak pertama. Chelsea lebih dahulu memimpin melalui tendangan penalti Morgan Rogers pada menit ke-40.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Liverpool menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Cody Gakpo hanya tiga menit kemudian.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, sehingga pemenang harus ditentukan melalui adu tendangan penalti. Dalam momen penuh tekanan tersebut, Liverpool akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-5 dan memastikan satu tempat di perempat final.
Namun, tantangan Liverpool belum berakhir. Hasil undian mempertemukan mereka dengan sesama klub Liga Premier, Bournemouth, pada babak berikutnya.
Bagi Iraola, laga tersebut menghadirkan tantangan tersendiri karena ia memiliki ikatan dengan klub berjuluk The Cherries itu.
Pelatih asal Spanyol tersebut pernah menangani Bournemouth selama tiga tahun, dari Juli 2023 hingga Juni 2026. Pengalaman itu membuat pertemuan mendatang terasa lebih personal, terlebih ia menilai mantan timnya sedang menunjukkan performa yang menjanjikan.
“Mereka mengenal saya dengan sangat baik; belakangan ini mereka bermain dengan sangat bagus dan sedang dalam performa yang apik.
Namun, ya begitulah situasinya. Kami kurang beruntung dalam undian— kami sudah menghadapi Spurs dan Chelsea, dan sekarang Bournemouth,” kata Iraola.
Meski menyadari sulitnya tantangan yang menanti, Iraola menegaskan bahwa Liverpool harus tetap fokus pada target mereka. Baginya, kedekatan dengan Bournemouth tidak mengubah ambisi untuk membawa The Reds melangkah lebih jauh di kompetisi tersebut.
“Pertandingan itu tentu akan terasa istimewa bagi saya. Akan tetapi, kami harus berjuang untuk mendapatkan tempat di semifinal, dan saya berharap kami bisa mewujudkannya kembali di sini, di kandang sendiri,” pungkasnya. (bsf )
Editor : Inilahkoran

