Libur Sekolah dan Nataru Menjadi Berkah Pengelola Objek Wisata Bandung Selatan

Libur sekolah, Natal dan tahun baru 2024 mendatang menjadi berkah bagi para pengelola objek wisata di kawasan Bandung Selatan. Kunjungan wisatawa ke berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Bandung ini mengalami kenaikan hingga lebih dari 500 persen dibanding hari biasa.

Libur Sekolah dan Nataru Menjadi Berkah  Pengelola Objek Wisata Bandung Selatan
Libur sekolah, Natal dan tahun baru 2024 mendatang menjadi berkah bagi para pengelola objek wisata di kawasan Bandung Selatan. Kunjungan wisatawa ke berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Bandung ini mengalami kenaikan hingga lebih dari 500 persen dibanding hari biasa./Dani Rahmat Nugraha

INILAHKORAN,Soreang-libur sekolah, Natal dan tahun baru 2024 mendatang menjadi berkah bagi para pengelola objek wisata di kawasan bandung selatan. Kunjungan wisatawa ke berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Bandung ini mengalami kenaikan hingga lebih dari 500 persen dibanding hari biasa.

"Saat libur sekolah rata-rata perhari 1.200 orang pengunjung. Bahkan, pas hari Natal Senin 25 Desember kemarin, kunjungan sampai 1.500 orang, jumlah ini sesuai dengan kapasitas objek wisata yang kami kelola ini," kata Pengelola objek wisata air Victory Water Park di Desa Sadu Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Doni, di Soreang, Rabu 27 Desember 2023. 

Kenaikan inj, kata Doni, tentu sangat menggembirakan. Karena memang, masa "panen" objek wisata adalah pada saat musim libur sekolah, Natal, tahun baru dan musim libur Idul Fitri. Kata dia, kalau hari biasa, rata-rata kunjungan sekitar 200 orang saja perharinya. Sehingga, saat libur sekolah dan Natal kemarin, terjadi kenaikan jumlah pengunjung hingga lebih dari 500 persen dari hari biasa. 

"Alhamdulilah cukup ramai dibanding hari biasa. Yah memang musim panennya objek wisata itu saat musim libur saja. Kalau hari biasa yah sekitar 200 orang perhari, itu cuma cukup untuk biaya operasional saja," ujarnya.

Doni melanjutkan, Victory Water Park ini terdapat beberapa wahana permainan air. Seperti kolam perosotan, kolam bermain anak-anak usia balita, kolam ember tumpah, kolam salju dan kolam ombak. Dari sekian banyak kolam itu, yang menjadi favorit pengunjung adalah kolam salju dan kolam ombak.

"Segmen pengunjung tempat ini memang ditujukan keluarga, anak-anak, remaja dan dewasa juga. Kebanyakan yang datang adalah pengunjung keluarga. Pengunjung dari sekitaran Bandung, Jakarta, Cirebon dan beberapa daerah lainnya," katanya.

Hal senada dikatkan oleh pengelola objek wisata alam Glamping Lakeside Situ Patengang, Marcel. Menurutnya, jumla pengunjung yang datang ke tempatnya selama musim libur sekolah dan Natal naik lebih dari satu kali lipat dari biasanya. Apalagi, saat hari Natal Senin 25 Desember kemarin, objek wisata alam yang menawarka keindahan Situ Patengangang dari atas kapal Pinisi dan Kawah Rengganis ini, dikunjungi oleh sekitar 4000 orang pengunjung.

"Kalau libur akhir pekan biasa, tempat kami rata-rata dikunjungi oleh wisatawan sekitar 2000 an orang. Nah saat libur sekolah dan Natal meningkat lebih dari setengahnya, pas hari H Natal kemarin itu puncaknya sampai dengan 4000 an lebih pengunjung," katanya. 

Dikatakan Marcel, objek wisata perahu Pinisi di tepi Situ Patengang dan jembatan gantung diatas Kawah Rengganis, masih tetap menjadi favorit bagi pengunjung yang datang ke tempat itu. Apalagi, diatas jembatan gantung itu pun terdapat wahana Keranjang Sultan yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk menikmati keindahan alam Kawah Rengganis dari atas ketinggian.

"Kalau ditempat kami ini kan tiket terusan. Jadi sekali bayar pengunjung bisa menikmati beberapa wahana, dari mulai Lakeside sampai ke jembatan gantung Kawah Rengganis. Wahana Keranjang Sultan masih menjadi favorit pengunjung, kalau wahana lainnya, kami juga ada ATV dan lainnya," ujarnya.

Selain objek wisata, lanjut, Marcel, penginapan berupa tenda mewah alias penginapan glamour camping (glamping) yang mereka sediakan ditepi Situ Patengang pun sudah penuh hingga awal Januari 2024 mendatang.

"Sejak libur sekolah sampai dengan nanti awal Januari 2024 sudah full. Walaupun musim hujan tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan, ini cukup menggembirakan bagi kami para pengelola objek wisata di bandung selatan," katanya.(rd dani r nugraha).***


Editor : JakaPermana