Lima Bulan Jalan Ambles Depan Puskesmas Watubelah Tak Tertangani, Bupati Baru Tahu

Jalan ambles di depan Puskesmas Watubelah, Kabupaten Cirebon, sudah lebih dari lima bulan dibiarkan tanpa penanganan

Lima Bulan Jalan Ambles Depan Puskesmas Watubelah Tak Tertangani, Bupati Baru Tahu
Kondisi jalan ambles di depan Puskesmas Watubelah, Kabupaten Cirebon, yang sudah lebih dari lima bulan belum tertangani hingga menghambat akses kendaraan roda empat.

INILAHKORAN.IDjalan ambles di depan Puskesmas Watubelah, Kabupaten Cirebon, sudah lebih dari lima bulan dibiarkan tanpa penanganan. Kerusakan bahkan membuat kendaraan roda empat tak bisa melintas dan warga terpaksa mencari jalur alternatif.

Ironisnya, persoalan yang sudah berlangsung berbulan-bulan tersebut baru diketahui Bupati Cirebon, Imron. Ia mengaku akan segera meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon mengecek sekaligus menangani kerusakan tersebut.

“Oh ya, saya baru ini tahu. Nanti saya akan tanyakan ke Dinas PUPR-nya supaya cepat diperbaiki,” kata Imron, Kamis (17/9/2026).

Imron mengatakan, penyebab amblesnya badan jalan perlu diketahui terlebih dahulu. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah kerusakan berkaitan dengan saluran air atau konstruksi yang berada di bawah badan jalan.

“Berarti apa ada yang tadinya selokan atau apa gitu. Nanti kita akan tanyakan itu,” ujarnya.

Kerusakan jalan yang tak kunjung ditangani juga mendapat sorotan keras Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon. Ketua Komisi III, Anton Maulana, meminta DPUTR tidak lagi menunda perbaikan mengingat kerusakan sudah mengganggu akses masyarakat.

Terlebih, ruas tersebut berada di depan fasilitas pelayanan kesehatan dan dinilai memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Sebetulnya harus mendesak PUPR untuk diperbaiki. Karena itu kan jalan, sentra ekonomi termasuknya,” kata Anton.

Anton menilai kerusakan yang sudah berlangsung lebih dari lima bulan tidak semestinya terus dibiarkan. Apalagi kondisi jalan kini sudah menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Ia mendesak DPUTR segera turun ke lokasi, menentukan jenis penanganan yang diperlukan dan melakukan perbaikan secepatnya.

“Harus secepatnya. Minggu depan harus segera diperbaiki,” tegas Anton.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan kerusakan infrastruktur yang sudah menghambat akses masyarakat.

“Enggak bisa dijadikan alasan, harus diperbaiki. Orang kondisinya begitu,” ujarnya.

Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon juga berencana memanggil DPUTR untuk meminta penjelasan mengenai lambannya penanganan jalan ambles tersebut sekaligus memastikan rencana perbaikannya.

“Nanti kita undang PUPR. Kita koordinasi,” akunya.

Anton menegaskan pemerintah daerah harus lebih responsif ketika kerusakan infrastruktur sudah berdampak langsung terhadap aktivitas warga. Terlebih, kerusakan kali ini berada di sekitar fasilitas kesehatan.

“Pemerintah harus hadir melalui Dinas PUPR, segera diperbaiki dalam waktu secepat mungkin,” pungkas Anton. 


Editor : Ahmad Sayuti