Longsor di Perbatasan Citeureup – Sukamakmur, Akses Jalan Terganggu
Longsor tidak hanya melanda kawasan Babakan Madang dan Bojong Koneng tapi juga melanda kawasan Citeureup bahkan akses jalan terganggu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Bencana tanah longsor tak hanya melanda Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, namun juga terjadi di Desa Tajur, Citeureup.
Di desa yang berbatasan langsung dengan Desa Pabuaran, Sukamakmur tersebut, tepatnya di Kampung Leuwibilik RT 04 RW 06, telah terjadi bencana alam tanah longsor.
Bahkan, ada tiga titik di kampung tersebut, di mana titik terparah lebarnya mencapai 50 meter, panjangnya 30 meter dan tingginya 20 meter.
Bencana alam tanah longsor diduga akibat dari cuaca hujan deras yang selama dua hingga tiga jam.
"Akibat bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Rabu sore dan malam kemarin, akses jalan warga Kampung Leuwibilik RT 04 RW 06, Desa Tajur, Citeureup pun terganggu," ujar Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin kepada wartawan, Kamis, 12 Februari 2026.
Jalaludin menuturkan, warga Kampung Leuwibilik membutuhkan alat berat untuk membersihkan material tanah longsor, agar jalan mereka bisa dilalui.
"Akses jalan hingga tadi malam belum bisa dilalui oleh mobil, mereka butuh alat berat karena titik bencana alam tanah longsor ada tiga titik," tutur Jalaludin.
Editor : Ahmad Sayuti

