Manfaat Probiotik untuk Atasi 6 Masalah Kesehatan Kulit yang Ganggu Penampilan
Probiotik meningkatkan hidrasi kulit, meningkatkan fungsi penghalang, dan bahkan meningkatkan pergantian sel kulit untuk kulit yang lebih halus dan cerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dikenal karena manfaatnya bagi kesehatan, terutama dalam menjaga kesehatan usus dan memperkuat sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi.
Bakteri bermanfaat ini secara alami ditemukan dalam makanan seperti yoghurt, kefir, dan makanan fermentasi, dan semakin dikenal karena dampak positifnya terhadap kesehatan kulit.
Bila dioleskan atau dikonsumsi secara oral, probiotik dapat membantu menyeimbangkan mikrobioma kulit, mengurangi peradangan, dan meredakan kondisi seperti jerawat, eksim, dan rosacea.
probiotik meningkatkan hidrasi kulit, meningkatkan fungsi penghalang, dan bahkan meningkatkan pergantian sel kulit untuk kulit yang lebih halus dan cerah.
Penggunaan probiotik secara oral dan topikal dapat membantu mengatasi 6 kondisi kesehatan atau penyakit ini, menurut dokter kulit Dr. Atula Gupta :
1. Dapat membantu Anda mengatasi jerawat
Jerawat disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat, peradangan, dan pertumbuhan bakteri, yang sering kali diperburuk oleh ketidakseimbangan mikrobioma kulit. Menurut sebuah makalah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020 oleh Clinical and Experimental Dermatology , probiotik, terutama strain seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium, menunjukkan sifat antimikroba yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat seperti Cutibacterium acnes. Dengan mengurangi jumlah bakteri dan peradangan, probiotik dapat membantu mencegah dan mengelola timbulnya jerawat.
2. Dapat mengurangi tanda-tanda penuaan
Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami beberapa perubahan yang dapat mengakibatkan berkurangnya produksi kolagen, elastisitas berkurang, dan meningkatnya visibilitas kerutan dan garis-garis halus.
probiotik menawarkan manfaat anti-penuaan dengan merangsang sintesis kolagen dan meningkatkan fungsi penghalang kulit. Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan oleh Journal of Drugs in Dermatology menyatakan bahwa penggunaan probiotik untuk kulit dapat mengembalikan keseimbangan pH kulit, mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV, dan menurunkan stres oksidatif. Semua manfaat ini dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan.
3. Dapat membantu Anda mengatasi dermatitis atopik
Dermatitis atopik (DA), yang juga dikenal sebagai eksim, adalah penyakit kronis yang menyebabkan peradangan, gatal, kemerahan, dan iritasi pada kulit. Pada kondisi ini, jumlah bakteri Staphylococcus aureus lebih tinggi. Namun, menurut sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan oleh Clinical, Cosmetic, and Investigational Dermatology , penggunaan probiotik topikal dapat mengurangi jumlah gejala S. aureus dan DA.
Tidak hanya itu, studi lain yang diterbitkan oleh Experimental Dermatology juga mengungkapkan bahwa penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung probiotik dapat mengurangi timbulnya jerawat dan membantu mengatasi kulit kering dan eksim.
4. Dapat mengendalikan psoriasis
Psoriasis adalah kondisi autoimun, di mana sistem imun menjadi terlalu reaktif dan menyebabkan pergantian sel kulit yang cepat, yang menyebabkan bercak tebal dan bersisik pada permukaan kulit. Bercak yang meradang ini sebagian besar terlihat di kulit kepala, siku, dan lutut, namun, bagian tubuh lainnya juga dapat terpengaruh. Meskipun penelitian tentang efek positif probiotik pada psoriasis masih terbatas, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh British Journal of Dermatology, probiotik oral efektif dalam mengelola psoriasis.
5. Rosacea
Peradangan kronis, stres, perubahan pH kulit, dan pilihan makanan, di antara faktor-faktor lainnya, dapat mengganggu keseimbangan mikroba. Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan infeksi atau kondisi kulit seperti jerawat, eksim , dan rosacea. Rosacea, khususnya, adalah gangguan kulit inflamasi kronis yang terutama memengaruhi wajah dan menyebabkan kemerahan, pembuluh darah yang terlihat, dan terkadang jerawat atau benjolan.
Tidak seperti kemerahan yang berhubungan dengan jerawat di sekitar bintik-bintik jerawat, rosacea biasanya menyebabkan kemerahan yang lebih sering terjadi di bagian tengah wajah. Sebuah tinjauan baru-baru ini yang diterbitkan dalam Frontiers in Microbiology menunjukkan bahwa penggunaan probiotik dapat secara signifikan meringankan gejala rosacea.
6. Penyembuhan luka
probiotik juga dapat efektif dalam mempercepat penyembuhan luka dengan mempercepat proses perbaikan dan mengurangi risiko infeksi. Penelitian lama yang diterbitkan oleh Clinical Microbiology and Infection menemukan bahwa penggunaan probiotik Lactobacillus plantarum dapat mempercepat penyembuhan luka, mencegah infeksi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendukung manfaat ini.
Editor : Firda Rachmawati

