Mayoritas Calon Murid Sekolah Rakyat Jenjang SMA di Poltekesos Adalah Perempuan
Total ada 100 orang yang terdaftar sebagai calon murid Sekolah Rakyat jenjang SMA, di Poltekesos Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Total ada 100 orang yang terdaftar sebagai calon murid Sekolah Rakyat jenjang SMA, di Poltekesos Kota Bandung.
Mayoritas calon murid Sekolah Rakyat di Poltekesos ini, adalah perempuan dari Kota Bandung. Mereka selama tiga tahun akan ditempatkan di asrama dan menempuh proses belajar, dengan kurikulum yang sudah disediakan.
"Siswa itu ada 48, sementara siswi ada 52. Jadi ya 100 yang terbanyak siswinya," ujar Koordinator Satgas Belajar Mengajar Sekolah Rakyat Poltekesos Bandung Aep Rusmana, Rabu 9 Juli 2025.
Aep menjelaskan, murid perempuan dan laki-laki nantinya akan menempati asrama dengan kamar yang sudah disesuaikan. Dimana khusus untuk perempuan di lantai tiga dan laki-laki di lantai dua. Artinya, tidak dicampur dalam satu lantai.
"Karena ini semua ada di lingkungan kampus. Jadi satu gedung itu tiga lantai dikhususkan untuk Sekolah Rakyat di sini. Satu kamar untuk dua orang. Ada tigs lantai ya, lantai yang kedua itu untuk siswa-siswa, untuk lantai ketiga siswi-siswi, pertama untuk pengawas," ucapnya.
Meski dalam satu gedung yang sama, namun berbeda lantai, Sekolah Rakyat Poltekesos menjamin pengawasan dilakukan secara maksimal, karena ada CCTV yang mengawasi dan langsung dijaga oleh petugas pengamanan kampus.
"Lantai bawah itu sebenarnya ada wali asuh yang 24 jam ada di situ. Kemudian, tim pengamanan juga sudah siap di arahkan untuk mengamankan itu semua. Ada CCTV juga untuk menjaga itu semua," kata Aep.
Diketahui, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memastikan Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi pada pertengahan Juli 2025. Sekolah rRkyat menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Program Sekolah Rakyat diyakini Cak Imin akan menjadi langkah awal pemerintah memutuskan rantai kemiskinan, lewat jaminan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
"Ya insyaallah Sekolah Rakyat akan diresmikan pada pertengahan bulan ini ya, sebagai langkah yang amat strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan, dengan pendidikan asrama yang masyarakat anak-anak di desil satu yang paling miskin ekstrem, 3 juta orang anak-anaknya harus bersekolah dengan fasilitas yang bagus," ujar Muhaimin di Gedung DPR Senin 7 Juli 2025 lalu.
Cak Imin mengungkapkan, peresmian Sekolah Rakyat akan dilaksanakan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto. Dia pun menepis kabar yang menyebutkan pembukaan Sekolah Rakyat akan diundur dari jadwal yang direncanakan pada Juli 2025.
"Gak, gak, jalan terus. Kita akan resmikan pertengahan bulan ini di seluruh Indonesia. Iya (oleh) Pak Prabowo," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani


