Membuka Jalan Produk Unggulan

Membuka Jalan Produk Unggulan
PENETRASI PASAR: Jabar berupaya memperbesar penetrasi pasar produk unggulan ke berbagai daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi.(ILUSTRASI/AI)

INILAH, Bandung - Produk Jawa Barat tidak kekurangan cerita. Dari industri manufaktur hingga berbagai produk unggulan daerah, kapasitas produksi terus tumbuh. Tantangannya kini adalah memastikan produk-produk itu menemukan pasar yang lebih luas.

Jawa Barat berupaya memperbesar penetrasi pasar produk unggulannya ke berbagai daerah di Indonesia. Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat daya saing pelaku usaha.

Upaya memperluas pasar menjadi penting karena arus perdagangan nasional masih banyak berpusat di Pulau Jawa. Kondisi itu sekaligus membuka peluang bagi Jawa Barat untuk memperkuat jaringan perdagangan ke wilayah lain di Indonesia.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat R Nurtafiyana mengatakan, besarnya kapasitas industri manufaktur harus berjalan beriringan dengan perluasan jaringan pemasaran.

“Jabar memiliki kekuatan industri manufaktur yang besar dan perdagangan menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta ekspor daerah,” ujar Nurtafiyana dalam keterangannya, Minggu (20/9).

Menurutnya, ruang untuk mengembangkan pasar masih terbuka lebar. Salah satunya dengan mendorong produk Jawa Barat masuk lebih banyak ke berbagai provinsi di luar daerah, termasuk kawasan di luar Pulau Jawa.

Peluang itu menjadi semakin penting ketika melihat kondisi perdagangan antardaerah. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan aktivitas perdagangan antardaerah Jawa Barat masih mengalami defisit antara nilai barang yang masuk dan barang yang keluar.

Kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, Jawa Barat perlu memperkuat pasar produknya. Di sisi lain, terdapat ruang yang masih dapat diisi dengan memperluas tujuan distribusi.

(yuliantono/gin)


Editor : Inilahkoran