Menanam Ilmu Menjaga Akhlak
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Kediri - Pemkot Kediri, Jawa Timur mengajak para guru di kota ini mendidik generasi penerus dengan ilmu, keteladanan, dan doa sebagai bagian dari upaya membentuk anak-anak yang berakhlak dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha mengatakan pendidikan anak tidak hanya berkaitan dengan seberapa banyak ilmu yang diberikan, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan melalui keteladanan dan pendampingan.
“Dalam mendidik anak, kita bisa meneladani tarbiyah yang dilakukan Rasulullah SAW. Ada tiga hal yang bisa kita lakukan, yaitu tarbiyah bil kalam, tarbiyah bil hal, dan tarbiyah biddua,” katanya dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dan Santunan Anak Yatim di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Kota Kediri, Senin (14/9).
Seperti dikutip dari ANTARA, dia menjelaskan tarbiyah bil kalam dilakukan dengan menyampaikan ilmu secara luas menggunakan metode yang mudah diterima anak. Sementara tarbiyah bil hal diwujudkan melalui keteladanan guru dalam ucapan, sikap, perilaku, pikiran, dan hati.
Adapun tarbiyah biddua, kata dia, dilakukan dengan mendoakan anak-anak agar ilmu yang diberikan dapat melekat dan memberikan manfaat dalam kehidupan mereka.
“Saya terus mendorong agar proses belajar mengajar di Kota Kediri itu dimulai dengan doa,” katanya.
Gus Qowim, sapaan akrabnya, menilai potensi setiap anak perlu dikenali sejak dini agar dapat diarahkan dan dikembangkan sesuai kemampuan masing-masing. Karena itu, guru tidak hanya dituntut menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga mendampingi anak dengan ketulusan dan keikhlasan.
Ia mengatakan pembentukan generasi yang baik membutuhkan proses panjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. Ikhtiar, pendampingan, keteladanan, serta doa harus berjalan secara bersama-sama.
“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang shaleh dan shalehah, membanggakan orang tua, mengangkat nama Kota Kediri, serta menjadi putra-putri yang bermanfaat bagi bangsa dan agama,” ujarnya. (gin)
Editor : Inilahkoran

