Menari Seperti Zizou
JUDE Bellingham 'menggendong' Inggris di Piala Dunia 2026. Mengingatkan John Terry akan kehebatan Zinedine Zidane, 28 tahun lalu.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh:Bsafaat
Bellingham telah membangkitkan kembali asa para suporter Inggris. Sosoknya dianggap penyempurna dari skuat Tiga Singa yang penuh talenta.
Gelandang Real Madrid itu jadi sosok krusial di balik keberhasilan Inggris melaju hingga semifinal. Dia telah mengoleksi 6 gol termasuk brace saat The Three Lions menyingkirkan Norwegia 2-1 di babak perempatfinal, beberapa waktu lalu.
Terry pun mengatakan bahwa penampilan Bellingham mengingatkannya pada Zinadine Zidane yang membawa Prancis juara dunia 1998 dan kembali mencapai final tahun 2006.
Pada Piala Dunia 1998, Zinedine Zidane mencetak 2 gol dalam 5 penampilan untuk Prancis. Kedua lesakan itu tercipta di partai final melawan Brasil melalui sundulan kepala ikonik.
"Saya sudah mengatakan sejak awal Piala Dunia ini bahwa dia mengingatkan saya pada Zidane," ujar mantan bek Timnas Inggris dan Chelsea itu.
Bellingham masih berusia 23 tahun, namun ia sudah menjadi pemain terpenting Inggris bersama Harry Kane yang sembilan tahun lebih tua darinya.
Mantan gelandang Borussia Dortmund itu jadi satu dari sedikit talenta muda Inggris yang punya kemampuan unik. Dia tak hanya jago mencetak gol, namun juga memiliki aura kepemimpinan luar biasa.
Ketika Inggris susah payah mengatasi perlawanan Norwegia, Bellingham sekali lagi menjadi aset terbesar. Ia tidak hanya mencetak dua gol, tetapi juga bekerja hampir tanpa lelah. Ketika Inggris menguasai bola, Bellingham terus bergerak untuk menciptakan ruang.
Ketika timnya berada di bawah tekanan, Bellingham mundur ke belakang untuk menerima bola, menggiringnya melewati pertahanan, dan meningkatkan tempo serangan. Dia selalu menjadi orang yang proaktif mengambil tanggung jawab di saat-saat paling menegangkan.
"Saat ini dia benar-benar menggendong tim ini. Menurut saya dia pemain kelas dunia. Selain itu, kalau mendengarkannya berbicara di luar lapangan, dia juga memiliki ketenangan yang luar biasa," pungkas Terry.
Di sisi lain, Terry menyebut kualitas tim nasional Inggris lebih baik dari tim nasional Argentina menjelang pertemuan kedua tim ini pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, AS, Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB.
Terry mengaku sama sekali tak khawatir dengan kekuatan Argentina yang diperkuat Lionel Messi, dengan dia percaya diri tahun ini menjadi tahunnya Inggris untuk kembali juara setelah 1966.
"Saya tidak melihat Argentina sebagai tim yang lebih baik daripada kami. Kalau dibandingkan pemain per pemain, menurut saya kami lebih baik," kata Terry.
Menurutnya, yang membuat penampilan The Three Lions tahun ini spesial adalah karena mereka selalu berhasil melewati momen-momen sulit.
Inggris mampu menyingkirkan Republik Demokratik Kongo 2-1 pada babak 32 besar setelah tertinggal satu gol sampai menit ke-74, mereka lalu mengalahkan tuan rumah Meksiko yang sebelumnya belum pernah kalah ketika bermain di Stadion Azteca di Piala Dunia dengan skor 3-2, lalu terakhir menaklukkan Norwegia yang diperkuat Erling Haaland dengan skor 2-1.
"Yang saya sukai dari tim Inggris saat ini adalah kami selalu berhasil melewati momen-momen besar. Kami memang punya tim yang bagus, tetapi rasanya semuanya sedang berpihak kepada kami. Rasanya inilah waktunya Inggris," pungkasnya.
Bantah Friksi Sementara itu, kapten Inggris Harry Kane membantah adanya friksi di dalam Timnas Inggris menyusul perbedaan pendapat antara manajer Thomas Tuchel dan Jude Bellingham usai laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia. Kapten The Three Lions itu justru menegaskan skuadnya kondusif dan akur.
Tuchel dan Bellingham menjadi sorotan usai Inggris menang 2-1 di Miami Stadium akhir pekan lalu. Dalam wawancara usai laga, Tuchel menyebut performa timnya "ceroboh" dan "beruntung" bisa menyingkirkan Erling Haaland dkk.
Ketika ditanya soal komentar pelatihnya, Bellingham membalas, "Ya, well, terserahlah. Sungguh sulit di luar sana. Ini pertandingan yang berat," jelasnya.
Kondisi itu menimbulkan perdebatan adanya ketegangan dalam skuad Inggris jelang melawan Argentina dalam semifinal di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7) pukul 02.00 WIB. Namun Kane menegaskan situasinya justru baik-baik saja di dalam kamp.
"Ketika Anda menjalani laga seperti itu (Norwegia) lalu diwawancara lima menit usai peluit akhir, dan dia tidak betul-betul tahu apa yang telah dikatakan (Tuchel), Anda berharap Jude (Bellingham) bilang apa?" kata Kane. (bsf)
JUDE BELLINGHAM Usia: 23 tahun Tinggi: 186 cm Posisi: AMF Negara: Inggris Klub: Real Madrid
Statistik di Piala Dunia Laga: 6 Menit: 515 Gol: 6 Assist: 1 Passing: 85% umpan sukses Dribble: 7 sukses Defensive: 10 tekel sukses
Editor : Inilahkoran

