Mendidik Akal Merawat Karakter

Mendidik Akal Merawat Karakter
PENUTUPAN PKKMB: Mahasiswa Baru Unpatti Maluku tahun ajaran 2026/2027 mengikuti penutupan PKKMB 2026.

INILAH, Ambon - Kampus bukan sekadar tempat mengejar nilai dan gelar. Di ruang-ruang pendidikan, mahasiswa juga belajar mengenal diri, menghargai orang lain, dan menemukan cara untuk memberi arti bagi lingkungan di sekitarnya.

Gagasan itulah yang ingin dibangun Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melalui pendidikan yang humanis dan edukatif. Bagi kampus, kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah bangku kuliah.

Rektor Unpatti Prof Fredy Leiwakabessy mengatakan pembentukan karakter perlu menjadi bagian penting dalam proses pendidikan sejak mahasiswa pertama kali memasuki lingkungan kampus.

“Etika, karakter, nilai-nilai tersebut akan menjadi mereka bermakna bagi kehidupan bangsa dan negara,” kata Leiwakabessy saat menutup PKKMB Unpatti Tahun 2026, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (7/9).

Pesan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unpatti Tahun 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Karakter, Mendorong Inovasi: Mewujudkan Mahasiswa Unpatti Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045.” Bagi Leiwakabessy, pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik. Ada sikap, etika, nilai kemanusiaan, dan kemampuan membangun relasi sosial yang juga perlu tumbuh selama mahasiswa berada di kampus.

Karena itu, proses pembinaan mahasiswa diharapkan berlangsung dalam suasana yang memberi rasa aman dan pengalaman positif. Kampus harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi tanpa kehilangan penghargaan terhadap sesama.

“Hindari seluruh perlakuan-perlakuan kekerasan di dalam seluruh proses pendidikan. Jadikan seluruh proses yang kita jalani dengan mereka adalah proses yang humanis, proses edukatif,” ujarnya. (gin)


Editor : Inilahkoran