Mental Baja Peralta
MARIANO Peralta menunjukkan mentalitas mumpuni hadapi padatnya jadwal laga yang harus diarungi Persib Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh : Muhammad Ginanjar
Tujuh pertandingan dalam satu bulan, melintasi tiga kompetisi berbeda, hingga perjalanan lintas negara adalah serangkaian jadwal padat yang membayangi Persib Bandung di bulan Oktober 2026. Sepintas, ini terdengar seperti badai yang melelahkan.
Namun, bagi Mariano Peralta, riak jadwal sepadat ini justru dihadapi dengan senyum tenang dan kepala tegak.
Di saat publik dan pendukung khawatir melihat kelelahan yang mungkin mengintai Pangeran Biru, penyerang asing Persib ini melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Rasa lelah seolah menguap, berganti dengan optimisme dan keyakinan pada rekan-rekan satu timnya.
Bagi Peralta, atmosfer kompetisi yang padat bukanlah hal baru yang harus ditakuti. Ritme tinggi seperti ini sudah menjadi napas Maung Bandung sejak melangkah ke tangga juara dua musim lalu.
Kehadiran turnamen tambahan seperti Shopee Cup justru dinilainya sebagai bukti betapa hidupnya panggung yang sedang mereka jalani.
“Tidak, itu hal yang normal. Persib sudah tiga tahun berturut-turut memainkan jumlah pertandingan sebanyak ini,” ujar Peralta santai di sela-sela latihan di lapangan pendamping Stadion GBLA, Minggu (4/10).
Di balik ketenangannya, ada kerja keras tanpa henti yang terus dibangun di lapangan latihan. Peralta menaruh kepercayaan penuh pada kedalaman skuad Maung Bandung.
Ia yakin, setiap pemain yang diturunkan siap saling menopang dan memberikan yang terbaik, dari laga kandang di Si Jalak Harupat hingga laga tandang yang menguras energi.
“Seperti yang kita semua tahu, kami siap, terus berlatih, dan kami memiliki kedalaman skuad yang sangat luas untuk menghadapi semua kompetisi,” tegas Peralta.
Menghadapi marathon pertandingan di bulan Oktober, Peralta tak sekadar bersiap melakoni taktik di atas lapangan, tetapi juga membawa mentalitas seorang petarung.
“Seperti yang kita semua tahu, jadi kami siap, terus berlatih, dan kami memiliki kedalaman skuat yang sangat luas untuk menghadapi semua kompetisi,” pungkasnya.
Komposisi Pemain Sementara itu Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic menunjukan kepuasannya dengan komposisi pemain yang dimiliki timnya saat ini.
Meski jumlahnya menyusut hingga 27 pemain usai meminjamkan dua pemainnya ke PSGC Ciamis, pelatih asal Kroasia ini menilai para pemainnya ini tetap memiliki kualitas.
Terbukti, Persib bisa meraih dua kemenangan beruntun di dua laga sebelumnya. Masingmasing saat bertandang ke markas FC Seoul di Korea Selatan dan Persijap di Jepara.
Baginya, kemenangan ini bukan karena dirinya sebagai pelatih kepala.
Melainkan ada usaha kerja keras pemain untuk bisa memenangkan pertandingan.
“Contohnya, saya melihat video analisis, “Ya pergerakan ini menuju ke sini”, itu semua dieksekusi oleh pemain. Kami membuat beberapa prinsip dasar ketika latihan, tapi talenta itu murni milik mereka. Talenta yang luar biasa,” ujar Igor.
Pelatih berusia 49 tahun ini memastikan para pemainnya ini memiliki bakat yang luar biasa.
Namun, ia menyatakan permainan Persib Bandung belum seperti tim raksasa Spanyol, Barcelona FC.
“Satu-satunya alasan mengapa mereka belum terlihat seperti Barcelona saat ini adalah karena kita tidak punya banyak waktu, dan mereka butuh pelatih yang lebih baik,” katanya.
Igor yakin jika Persib ditangani Pep Guardiola, tim berjulukan Maung Bandung ini akan bermain dengan sangat bagus di setiap pertandingan yang dihadapi.
“Kalau Guardiola yang ada di sini, tentu mereka bermain sangat bagus, tapi kita tidak punya uang untuk mendatangkan Guardiola, kan?,” tegasnya.(bsf)
Editor : Inilahkoran

