Merah Putih Anak Ambon
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Ambon - Ribuan langkah kecil memenuhi Lapangan Merdeka Ambon. Tangan-tangan mungil membawa semangat Merah Putih, sementara wajah-wajah ceria mengikuti irama senam bersama.
Sekitar 3.000 anak pendidikan anak usia dini (PAUD) berkumpul bukan sekadar untuk meramaikan perayaan. Mereka diajak mengenal Indonesia dengan cara yang dekat dengan dunia anak: berjalan bersama, bergerak, bermain, dan merayakan kebersamaan.
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kota Ambon itu menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-451 Kota Ambon.
Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena membuka langsung Kirab Merah Putih dan senam bersama tersebut. Baginya, kegiatan itu menjadi kesempatan menanamkan rasa cinta tanah air sejak anak-anak masih berada pada tahap awal pertumbuhan.
“Melalui Kirab Merah Putih menunjukkan kalau kita bangga cinta Indonesia sejak dini. Inilah waktunya untuk menanamkan semangat persatuan dan kebersamaan kepada generasi penerus bangsa,” kata Bodewin di Ambon, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (13/8).
Bagi anak-anak, kirab itu mungkin hanya terasa seperti perjalanan menyenangkan bersama teman-teman. Namun, dari aktivitas sederhana tersebut, nilai kebersamaan mulai diperkenalkan.
Mereka belajar berjalan dalam barisan, mengikuti arahan, bergerak bersama, dan melihat bahwa ada banyak teman lain yang berada di sisi mereka.
Bodewin mengatakan pengenalan nilai kebangsaan memang perlu dilakukan dengan cara yang sesuai dengan dunia anak. Ceramah panjang bukan satu-satunya cara untuk mengenalkan Indonesia.
Karena itu, kegembiraan justru menjadi pintu masuk.
“Kegiatan hari ini bukan cuma soal berjalan atau menari, tetapi bagaimana kita membiasakan hidup sehat, membangun karakter dan membuat memori bahagia untuk tumbuh kembang mereka,” ujarnya.
Setelah kirab, anak-anak diajak bergerak melalui senam bersama. Suasana pun semakin meriah dengan keterlibatan guru dan orang tua yang ikut mendampingi.
Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai unsur pendidikan anak usia dini, mulai dari Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Pengurus Pokja Bunda PAUD, HIMPAUDI, IGTKI, kepala sekolah, pengelola PAUD, guru hingga orang tua. (gin)
Editor : Inilahkoran


