Dari Rumah Ibadah Menuju Destinasi Religi

KERAMAIAN akhir pekan memberi warna baru bagi Masjid Raya Nurul Wathon. Kawasan ini disiapkan menjadi ruang ibadah sekaligus destinasi wisata religi.

Dari Rumah Ibadah Menuju Destinasi Religi
WISATA RELIGI: Penampakan Masjid Raya Nurul Wathon dari udara di Kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (13/8). Pemerintah Kabupaten Bogor, mengembangkan kawasan masjid tersebut menjadi destinasi wisata religi.

Akhir pekan membuat kawasan Masjid Raya Nurul Wathon di Pakansari, Cibinong, tak pernah benar-benar sepi. Langkah kaki datang silih berganti, bukan hanya dari warga Kabupaten Bogor, tetapi juga dari daerah lain.

Keramaian itu perlahan mengubah cara pemerintah melihat kawasan tersebut.

Masjid yang semula dibangun sebagai pusat kegiatan keagamaan kini diproyeksikan menjadi ruang publik sekaligus destinasi wisata religi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan tingginya kunjungan masyarakat, terutama setiap Sabtu dan Minggu, menjadi salah satu alasan pengembangan kawasan terus dilakukan.

“Masjid ini memang menjadi salah satu cita-cita Pak Bupati, yaitu menghadirkan tempat yang dicintai dan dekat dengan masyarakat.

Setiap Sabtu dan Minggu, tempat ini selalu ramai,” kata Ajat di Cibinong, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (13/8).

Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Kabupaten Bogor. Depok hingga Cirebon menjadi bagian dari daerah asal masyarakat yang singgah di kawasan tersebut.

Bagi pemerintah daerah, arus kunjungan itu menunjukkan, Nurul Wathon memiliki daya tarik yang lebih luas.

Aktivitas keagamaan tetap menjadi ruh utama, tetapi kawasan di sekitarnya mulai diarahkan menjadi tempat yang bisa dinikmati masyarakat.

“Bukan hanya untuk kegiatan pengajian, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata religi yang dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah,” ujarnya.

Karena itu, sejumlah fasilitas akan ditambah. Pemerintah ingin membuat pengunjung tidak hanya datang untuk beribadah, tetapi juga memiliki ruang untuk menikmati kawasan dengan nyaman.

Salah satu yang tengah dikaji adalah Menara Tauhid.

Bangunan setinggi 99 meter itu selama ini menjadi salah satu penanda utama Masjid Raya Nurul Wathon.

“Nanti kita akan rancang agar menara tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Masjid Raya Nurul Wathon berdiri di atas lahan seluas 2,6 hektare di Kompleks Stadion Pakansari. Pembangunannya menggunakan APBD Kabupaten Bogor 2025 dengan anggaran Rp112 miliar. (gin)


Editor : Inilahkoran