Mimpi Tak Berganti

KAPTEN Persib Bandung Marc Klok mengaku tak pernah kehabisan motivasi mengukir prestasi meski sudah 10 musim berkiprah di Liga Indonesia.

Mimpi Tak Berganti
Foto: INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh: Oleh : Muhammad Ginanjar

Pemain naturalisasi asal Belanda ini menyadari perjalanan waktunya di Indonesia berlangsung begitu cepat.Bahkan ia menyebut dirinya sebagai pemain dengan catatan menit bermain terbanyak sepanjang sejarah liga.

“Waktu berjalan cepat.

Saya melihat saya pemain dengan menit terbanyak di liga selamanya. Itu statistik yang bagus untuk dimiliki,” ujar Klok, Senin (14/9) Meski demikian, pencapaian tersebut belum membuatnya puas. Setelah tiga kali merasakan gelar juara Liga Indonesia bersama Persib, pemain yang beroperasi sebagai gelandang itu kini membidik trofi keempat.

“Bagi saya, tujuannya adalah terus mendorong diri dan memecahkan rekor.

Kami sudah tiga kali juara, jadi target saya adalah yang keempat,” tegasnya.

Klok juga berambisi memberikan yang terbaik bagi Persib, masyarakat, dan Kota Bandung. Baginya, gelar juara bukan sekadar pencapaian di lapangan, melainkan warisan yang akan dikenang sepanjang kariernya.

“Saya ingin melakukan yang terbaik untuk klub, masyarakat, dan kota ini.

Saya ingin membuat semua orang bahagia dan mengejar trofi juara. Saya sudah punya banyak gelar, tetapi belum cukup,” ungkapnya.

Di musim 2026/2027 ini Persib sendiri akan menjalani empat kompetisi sekaligus.

Mulai dari Super League yang merupakan Liga Indonesia, AFC Champions League (ACL) Two, ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup dan League Cup.

Sebelumnya Klok blakblakan mengenai realita yang dihadapi timnya sepanjang musim ini. Menurutnya, perjalanan Persib tidak sepenuhnya berjalan mulus karena terdapat sisi positif sekaligus tantangan besar yang harus dihadapi para pemain.

Klok menilai salah satu hal positif yang dirasakan Persib adalah kesempatan tampil di level yang lebih tinggi. Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi panggung bagi Persib dan Indonesia untuk menunjukkan kualitas di hadapan publik yang lebih luas.

“Yang bagus itu adalah kita memiliki kesempatan untuk membawa Persib Bandung dan Indonesia ke peta yang lebih besar dan lebih global.

Untuk membuktikan diri, membuktikan tim, kualitasnya, menjadi lebih baik, untuk belajar,” kata Klok.

Namun, di balik kesempatan tersebut, Klok juga mengakui ada sejumlah hal yang membuat perjalanan Persib musim ini terasa sangat berat. Padatnya jadwal pertandingan, perjalanan panjang, serta kondisi yang harus dihadapi pemain menjadi tantangan tersendiri.

“Yang buruk adalah jadwal pertandingan, perjalanan, situasi. Itu sangat menyulitkan,” tuturnya.

Klok memahami bahwa Persib akan berusaha melakukan berbagai cara untuk membuat kondisi tim tetap optimal. Namun, sebagai pemain, ia merasakan langsung betapa beratnya tuntutan yang harus dijalani ketika pertandingan datang silih berganti.

“Saya tahu Persib akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya sebaik mungkin, tapi kenyataannya ini bakal sangat sulit bagi para pemain untuk mengatasi hal ini, mengatasi tekanan, mengatasi intensitas dan kelelahan,” katanya.

Menurut Klok, kondisi tersebut merupakan fakta yang harus diterima oleh setiap pemain profesional.

Tuntutan untuk tetap tampil maksimal tetap ada, meskipun tubuh dan mental harus menghadapi tekanan akibat jadwal padat serta perjalanan yang melelahkan.

“Sebagai pemain, anda harus menghadapinya, itu pekerjaan anda. Namun saya hanya bertindak jujur, ini tidak akan mudah,” pungkasnya. (bsf )


Editor : Inilahkoran