Mulyadi : Plang Penyegelan Objek Wisata Puncak Dicabut Pekan Depan
Anggota DPR - RI Mulyadi memastikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) segera mencabut sejumlah plang pengawasan atau penyegelan di objek wisata Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor,l.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Anggota DPR - RI mulyadi memastikan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) segera mencabut sejumlah plang pengawasan atau penyegelan di objek wisata Kawasan Puncak, kabupaten bogor,l.
Kepastian itu disampaikan mulyadi menjawab wartawan, saat ditanya mengenai tindak lanjut hasil pertemuannya dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah sudah ada keputusannya. Dari informasi yang saya dapatkan, sesuai arahan Menteri Lingkungan Hidup, KSO yang memiliki izin wajib melaksanakan acara penanaman pohon bersama. Setelah itu, plang segelnya akan dicabut," ucap mulyadi kepada wartawan, Kamis, 23 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman pohon tersebut akan dipusatkan di Kecamatan Megamendung dengan Eiger sebagai koordinator pelaksana.
Acara akan dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq beserta jajarannya.
“Penanaman pohon dijadwalkan pada Selasa, 28 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Lokasi penanaman meliputi area Eiger Adventure Land, Pakis Hills, Kentring Manik, Pinus Foresta, Jeep Station Indonesia, dan Sumber Sari Bumi Pakuan,” jelas mulyadi.
Pria asli Jonggol, kabupaten bogor itu menuturkan, kabar pencabutan plang pengawasan atau penyegelan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Kawasan Puncak.
Sebelumnya,Hanif Faisol Nurofiq telah menggelar audiensi dengan 13 pelaku kerja sama operasional (KSO) ekowisata di kawasan Puncak yang difasilitasi oleh mulyadi.
Dalam pertemuan itu, Hanif menyatakan siap mencabut sanksi yang selama ini menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Pencabutan sanksi ini dilakukan setelah melihat langsung dampaknya terhadap masyarakat. “Ini demi masyarakat kabupaten bogor,” kata Hanif Faisol Nurofiq
Editor : Ahmad Sayuti

