Museum dan Galeri IPB Future, Sajikan Sejarah, Perkembangan dan Masa Depan IPB University

IPB University memiliki Museum dan Galeri IPB Future yang menampilkan bagaimana perkembangan IPB University dari masa ke masa,

Museum dan Galeri IPB Future, Sajikan Sejarah, Perkembangan dan Masa Depan IPB University

INILAHKORAN, Bogor - IPB University memiliki Museum dan Galeri IPB Future yang menampilkan bagaimana perkembangan IPB University dari masa ke masa, hingga masa depan atau future dari IPB. Untuk diketahui museum ini baru diresmikan awal tahun 2023 oleh Rektor IPB University Arif Satria.

Saat awal memasuki museum terdapat audio visual yang menyampaikan secara singkat pembentukan IPB University sampai kepada saat ini. Di dalamnya juga ada ruangan yang menampilkan kerja sama IPB dengan berbagai negara, menjadikan IPB dari masa ke masa secara bertahap mengalami perkembangan. 

Supervisor Pengelolaan Museum dan Galeri IPB Future Lembaga Manajemen Informasi dan Transformasi Digital (LMITD), Hirra Nurlaeni, menjelaskan, dulunya museum ini merupakan Gedung Landhuis yang dulu menjadi penginapan di IPB. Saat ini, Museum dan Galeri IPB Future memiliki 11 ruangan.

"Disini ada 11 ruangan. Intinya isinya adalah tentang pembentukan IPB dari masa ke masa, sampai kepada bagaimana future IPB ke depan," ungkap Hirra kepada wartawan di lokasi pada Rabu 27 September 2023 petang.

Hirra menjelaskan, dimuseum ini juga ditampilkan beberapa benda pamer yang pernah digunakan di perkuliahan di IPB. Seperti OHP, kamera, dan alat laboratorium. Juga ada produk hasil penelitian civitas IPB.

"Walaupun masih sangat sedikit, tapi kami terus meningkatkan benda pamer di museum," jelas Hirra.

Hirra membeberkan, Museum dan Galeri IPB Future ini, awalnya terbentuk berdasarkan dari buku sejarah yang sebelumnya disusun dan digagasi oleh Syafrida Manuwoto, yang merupakan guru besar Fakultas Pertanian IPB. Buku sejarah IPB sebanyak enam jilid itu pun terletak di ruangan terakhir museum.

"Lalu berkembang pada saat masa jabatan Pak Rektor Arif Satria. Beliau punya ide kenapa tidak membuat museum yang isinya ada di dalam buku tersebut yang isinya sangat lengkap. Dengan arsip-arsip yang ada,"  bebernya.

Hirra juga memaparkan, Museum dan Galeri IPB Future tidak hanya diperuntukkan bagi civitas dan warga IPB, tetapi terbuka bagi masyarakat umum secara gratis hingga saat ini. Museum dan Galeri IPB Future buka setiap Senin hingga Kamis dan Sabtu pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB. Sedangkan pada Jumat pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB.

"Dari awal peluncuran museum ini, sudah banyak dikunjungi dari tamu luar negeri seperti Jepang, Singapura dan Kenya. Setiap ada tamu mengunjungi rektor, pasti dibawa ke sini dengan harapan, sejarah IPB diketahui oleh banyak masyarakat," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti