Genjot Kualitas Jagung, Polda Jabar Gandeng IPB University Bangun Solar Dryer Home

Polda Jabar berkomitmen membantu pembangunan solar dryer home yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen jagung para petani CIkalongwetan, KBB.

Genjot Kualitas Jagung, Polda Jabar Gandeng IPB University Bangun Solar Dryer Home
Kepala Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Kiwari I di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (4/6/2026). (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Kepala Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Kiwari I di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (4/6/2026).

Condro mengatakan, berbagai bantuan yang diberikan itu untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung kesejahteraan para petani.

Bantuan yang diberikan meliputi 100 kilogram benih jagung, 1,5 ton pupuk kompos Bhabin, 50 paket sembako, serta uang pembinaan sebesar Rp5 juta.

Dia mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan kelompok tani perlu terus diperkuat.

"Kami hadir tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan kendala yang dihadapi para petani agar solusi yang diberikan tepat sasaran," ujarnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan dialog dan diskusi bersama anggota Kelompok Tani Kiwari I. Dalam kesempatan tersebut, para petani menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam proses budidaya hingga pasca panen jagung. Salah satu permasalahan utama yang mengemuka adalah keterbatasan sarana pengeringan jagung setelah panen.

Menurut para petani, minimnya fasilitas pengering dengan kapasitas besar menyebabkan hasil panen berisiko mengalami penurunan kualitas.

"Kendala pascapanen menjadi perhatian kami karena sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil produksi dan nilai jual jagung yang dihasilkan petani," kata mantan Kapolres Serang itu.

Para petani menjelaskan, proses pengeringan yang belum optimal dapat menyebabkan jagung rentan terpapar aflatoksin. Kondisi tersebut berpotensi membuat hasil panen tidak memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan untuk diserap Bulog.

Menanggapi hal itu, Condro menyatakan komitmennya untuk membantu mengatasi persoalan tersebut melalui penyediaan sarana pengeringan modern yang dapat dimanfaatkan kelompok tani.

"Kami berupaya memberikan solusi yang berkelanjutan. Salah satunya dengan membantu pembangunan solar dryer home yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil panen jagung para petani," jelasnya.

Fasilitas berupa solar dryer home yang akan diberikan kepada Kelompok Tani Kiwari I merupakan inovasi hasil kolaborasi dengan IPB University. Fasilitas tersebut dirancang untuk membantu proses pengeringan hasil panen secara lebih efektif dan efisien sehingga kualitas jagung dapat terjaga.

Pembangunan solar dryer home ditargetkan rampung paling lambat akhir Juni 2026. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung penanganan pasca panen secara optimal sekaligus meningkatkan daya saing hasil pertanian masyarakat.

Ketua Kelompok Tani Kiwari I Dasep Saepudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan Polda Jabar. Dia menegaskan, Poktan Kiwari I siap mendukung program ketahanan pangan nasional.

"Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani di wilayah Cikalong Wetan," ujar Dasep.


Editor : Doni Ramdhani