Pandemi Belum Usai, Pakar: Buktinya Kasus Covid 19 Naik Lagi!

Tjandra Yoga Aditama mengatakan kenaikan kasus Covid 19 di Indonesia beberapa pekan terakhir menunjukkan pandemi masih berlangsung.

Pandemi Belum Usai, Pakar: Buktinya Kasus Covid 19 Naik Lagi!
Pakar menilai pandemi di Indonesia masih berlangsung seiring naiknya angka kasus Covid 19.


INILAHKORAN, Jakarta- Pakar kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama mengatakan kenaikan kasus Covid 19 di Indonesia beberapa pekan terakhir menunjukkan pandemi masih berlangsung.

"Kenaikan kasus Covid 19 kembali menegaskan, kondisi saat ini masih dalam pandemi, dan situasi dapat saja 'unpredictable' atau sulit diperkirakan," kata Prof. Tjandra Yoga Aditama ketika dihubungi di Jakarta, Kamis 16 Juni 2022.

Selain itu, Prof. Tjandra Yoga Aditama yang merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran UI itu menambahkan saat ini perlu dicari dengan lebih pasti penyebab kenaikan kasus.

Baca Juga: Aji Santoso : Persib Miliki Pemain Wah dan Kualitas Nomor Wahid di Indonesia

Menurut dia, caranya ada dua. Pertama, meningkatkan pengurutan genom menyeluruh atau whole genome sequencing (WGS) sesuai proporsi.

"Data baru menunjukkan ada 20 orang yang terkonfirmasi subvarian BA.4 atau BA.5 sementara peningkatan kasus sepanjang Juni sudah ribuan," katanya.

Kedua, perlunya penyelidikan epidemiologi mendalam pada semua atau sebagian besar kasus.

Baca Juga: Ceritakan Aktingnya dalam Drama 'Shooting Stars', Kim Young Dae: Gong Tae Sung dan Aku Sangat Berbeda

Tjandra menambahkan bahwa untuk menyikapi kenaikan kasus pada saat ini maka masyarakat perlu tetap menjaga prokes sesuai aturan yang kini berlaku.

"Vaksinasi juga perlu terus ditingkatkan, mulai dari dosis pertama hingga dosis ketiga atau penguat," katanya.

Mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Asia Tenggara itu mengatakan, perlunya perhatian khusus untuk kelompok risiko tinggi seperti lansia, serta mereka yang memiliki komorbid.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 16 Juni 2022: Amar Nyatakan Andin Tak Bersalah, Elsa Emosi Tidak Terima

"Terkait hal itu maka masyarakat masih perlu terus diingatkan agar lebih ketat pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan juga menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

Tjandra Yoga Aditama juga menambahkan bahwa jika diperlukan maka bisa dikaji kemungkinan pemberian vaksin penguat kedua, atau "booster" kedua.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Mohammad Syahril melaporkan jumlah kasus terbaru subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Tanah Air hingga Selasa (14/6) siang berjumlah 20 kasus.

Baca Juga: Menjelang Chapter 2, Ini Alasan BTS Menunggu 9 Tahun untuk Memulai Karier Solo Mereka

Berdasarkan data tersebut juga diketahui bahwa dari 20 kasus, dua kasus merupakan BA.4 dan 18 kasus merupakan BA.5.***


Editor : inilahkoran