OJK Cetak Agen Literasi Keuangan, Tasikmalaya CAANG Ditargetkan Jangkau 98 Ribu Warga

OJK Tasikmalaya menargetkan menargetkan 98 ribu warga terjangkau dalam program Tasikmalaya CAANG

OJK Cetak Agen Literasi Keuangan, Tasikmalaya CAANG Ditargetkan Jangkau 98 Ribu Warga
Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati (kedua kiri) saat menggelar pertemuan dengan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan (kanan) di Bale Kota Tasikmalaya belum lama ini. Foto istimewa

INILAHKORAN.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui Program Tasikmalaya CAANG (CerdAs keuANGan). 

Berbeda dengan edukasi konvensional, program ini mengedepankan pembentukan agen literasi yang akan menyebarluaskan pengetahuan keuangan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati mengatakan, Tasikmalaya CAANG merupakan implementasi sinergi antara OJK dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan dengan pendekatan multiplier effect. Setiap peserta yang mengikuti edukasi didorong menjadi agen literasi di lingkungan masing-masing.

"Tasikmalaya CAANG bukan sekadar rangkaian kegiatan edukasi, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun masyarakat yang cerdas keuangan. Melalui pendekatan multiplier effect, setiap peserta diharapkan menjadi agen literasi keuangan yang mampu menyebarluaskan edukasi kepada keluarga, lingkungan, dan masyarakat sekitarnya," ujar Nofa, Senin (13/7/2026).

Program tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, TNI, perguruan tinggi, sekolah, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan hingga media massa. Kolaborasi ini menjadi strategi untuk memperluas edukasi keuangan kepada berbagai kelompok masyarakat.

Sasaran program mencakup pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, penyuluh agama, Babinsa dan anggota Kodim, Karang Taruna, pelaku UMKM, aparatur pemerintah hingga masyarakat umum.

OJK berharap kelompok-kelompok tersebut mampu menjadi perpanjangan tangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Hingga Semester I 2026, Program Tasikmalaya CAANG telah menjangkau lebih dari 58 ribu peserta edukasi keuangan secara langsung. 

Dari program tersebut juga telah terbentuk sejumlah agen literasi keuangan yang terdiri dari penyuluh agama, Babinsa, anggota Kodim, Karang Taruna, tenaga pendidik, hingga mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Literasi Keuangan.

Melalui para agen tersebut, OJK memperkirakan edukasi keuangan dapat menjangkau lebih dari 98 ribu masyarakat di Kota Tasikmalaya. 

Jumlah tersebut belum termasuk penyebaran informasi melalui media digital, videotron milik Pemerintah Kota Tasikmalaya, maupun berbagai kanal komunikasi yang dimanfaatkan para agen literasi di lingkungan masing-masing.

Program ini menjadi bagian dari komitmen OJK dalam mendukung agenda nasional untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. 

Melalui pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat, risiko, hak, dan kewajiban dalam menggunakan produk jasa keuangan, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak sekaligus terhindar dari berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.


Editor : Ahmad Sayuti