Operasi Pasar Minyak Goreng, 60 Ribu Liter untuk 31 Kecamatan di Kabupaten Bandung
Operasi Pasar Minyak Goreng bakal menyambangi Kabupaten Bandung. Sebanyak 60 ribu liter akan digelontorkan ke 31 kecamatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Operasi Pasar Minyak Goreng bakal menyambangi Kabupaten Bandung. Sebanyak 60 ribu liter seharga Rp14 ribu per liter akan digelontorkan ke 31 kecamatan.
Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung akan menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di tujuh titik daerah pembangunan di 31 kecamatan.
Kepala Disperindag Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng curah yang menyasar para pedagang di Pasar Ciwidey dan Cicalengka. Selanjutnya, kegiatan Operasi Pasar Minyak kemasan untuk masyarakat di 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung.
Baca Juga: Disdagkoperin Cimahi Siasati Kelangkaan Minyak Goreng dengan Operasi Pasar di Mini Market
"Kami akan melakukan Operasi Pasar Minyak Goreng di seluruh kecamatan. Tapi dibagi per tujuh daerah pembangunan. Karena masih pandemi, teknisnya tidak mungkin masyarakat antre. Jadi berdasarkan usulan per kecamatan, nanti pihak kecamatan yang mendistribusikan ke masyarakat pemesan," kata Dicky, Senin 28 Februari 2022.
Menurutnya, jumlah minyak goreng kemasan yang didistribusikan di tujuh titik lokasi tersebut tergantung jumlah penduduknya. Jadi, kalau jumlah penduduknya banyak maka disediakan minyak goreng kemasan sebanyak 182 dus atau 2.184 liter per kecamatan. Namun, kalau jumlah penduduknya sedikit maka hanya disediakan 80 dus atau 960 liter.
Baca Juga: Berani Menimbun Minyak Goreng, Penjara dan Denda Siap Menanti
“Kalau jumlah keseluruhan 60 ribu liter atau 5.000 dus,” ujarnya.
Dicky mengakui, jumlah minyak goreng kemasan yang disediakan pada Operasi Pasar Minyak Goreng tersebut memang belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung. Sebab, kuota yang diberikan Bulog memang terbatas. Jadi, pihaknya hanya memaksimalkan stok minyak goreng yang ada. (Dani R Nugraha)
Editor : inilahkoran


